Purworejo Raih WTP Kemenkeu RI, Bupati Agus Bastian: Berkat Seluruh Jajaran Pemkab

Agus Bastian menyebut prestasi itu tidak akan diraih tanpa kerja keras seluruh pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mengelola keuangan daerah. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM kembali melanjutkan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di wilayah Kecamatan Ngombol, Jum'at (17/06/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menerima penghargaan atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan tahun 2021.

Keberhasilan ini merupakan yang ke sepeluh secara berturut-turut sejak 2012 silam.

Penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Pemerintah Tahun 2022 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (22/9/2022) kemarin.

Bupati Purworejo, Agus Bastian, yang menerima secara langsung penghargaan tersebut merasa senang  dan bangga atas apresiasi Kemenkeu RI.

Pihaknya menyadari, prestasi itu tidak akan diraih tanpa kerja keras seluruh pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mengelola keuangan daerah. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Purworejo, yang telah berupaya keras agar WTP yang kesepuluh ini dapat kita raih," ucap Agus Bastian didampingi Kepala BPKPAD Purworejo, Agus Ari Setiyadi. 

Dengan demikian, Pemkab Purworejo menjadi satu di antara 500 daerah di Indonesia yang telah meraih opini audit tertinggi yang dikeluarkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran. 

Baca juga: Satu Siswa SDN 2 Pangenjurutengah Tenggelam Saat Studi Tour Sekolah, Ini Kata Dindiknas Purworejo

Apresiasi serupa diberikan kepada lembaga dan instansi pemerintah daerah yang lolos seleksi kategori WTP minimal 15 tahun berturut-turut, WTP minimal 10 tahun berturut-turut, serta WTP minimal 5 tahun berturut-turut. 

"Tahun ini, kami mencatat makin banyak kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang mendapatkan WTP. Untuk daerah presentasinya naik ketimbang tahun lalu dari 89,7 persen menjadi 92,25 persen. Artinya, ada sekitar 500 daerah yang telah meraih WTP," terang Sri Mulyani dalam rilis yang diterima Tribunjogja.com.

Ia menilai, pencapaian tersebut merupakan hal baik mengingat upaya Indonesia dalam membangun tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan bertanggungjawab. 

Lebih lanjut, Sri Mulyani berharap, apresiasi Kemenkeu RI dapat menjadi pendorong untuk memanfaatkan APBN dan APBD, sebagai instrumen keuangan di pusat dan daerah, dengan lebih baik. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved