Berita Kota Yogya

Kodim Kota Yogyakarta Beri Pelatihan Penanggulangan Bencana Kepada Masyarakat

Kodim 0734/Kota Yogyakarta memberikan pelatihan penanggulangan bencana kepada masyarakat.

Istimewa
Tim BPBD Kota Yogya memberikan materi pelatihan dalam sosialisasi tanggap bencana yang digelar oleh Kodim Kota Yogyakarta, Kamis (22/9/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kodim 0734/Kota Yogyakarta memberikan pelatihan penanggulangan bencana kepada masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Amarta Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Jalan A.M Sangaji No. 55 Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (22/9/2022) ini digelar dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kota Yogyakarta.

Sementara peserta pelatihan meliputi Babinsa, dan perwakilan anggota KTB dari Kemantren se Kota Yogyakarta.

Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Letkol Inf Arif Harianto,  mengatakan, program pembinaan masyarakat tanggap bencana adalah suatu wujud kepedulian TNI kepada masyarakat.

“Program ini bertujuan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan apabila terjadi bencana alam, melakukan antisipasi dini guna mencegah semaksimal mungkin kerugian yang akan ditimbulkan bila terjadi bencana alam,” ungkap Dandim, melalui keterangan resminya Jumat (23/9/2022).

"Kegiatan edukasi kebencanaan ini sangatlah penting untuk terus disosialisasikan kepada stakeholder maupun unsur komponen terkait agar dapat tercipta perpaduan yang tepat sehingga cepat saat penanggulangan bencana,"lanjutnya.

Baca juga: Ratusan Prajurit TNI AD di Kodim 0728/Wonogiri Serempak Mengunduh Aplikasi PLN Mobile

Letkol Arif mengungkapkan, pihaknya sengaja menghadirkan narasumber dari BPBD lantaran merekalah yang memiliki kemampuan teknis terkait penanggulangan bencana.

Melalui kegiatan ini, nantinya para peserta pelatihan diharapkan bisa mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya di tengah-tengah masyarakat.

Tak hanya itu, dalam penanggulangan bencana, lanjut Arif, pihaknya juga melakukan pemetaan bencana alam.

"Satuan teritorial TNI juga melakukan pemetaan terkait kerawanan bencana alam, sehingga diharapkan apabila terjadi bencana alam, masyarakat tidak panik dan sudah tahu apa yang harus diperbuat,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved