Berita Klaten

Cerita Tuti Jatuh Bangun Usaha Kerupuk Rambak, Sempat Bangkrut, Kini Produksi 3 Kuintal Per Hari

Namun, setelah beralih ke gas, usaha mikro kecil menengah (UMKM) itu bisa bangkit kembali dan kini memiliki 15 karyawan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Almurfi Syofyan
Sejumlah pekerja saat menjemur kerupuk rambak Bu Yati di Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jumat (23/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kerupuk rambak Bu Yati yang diproduksi di Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kian eksis dan mampu produksi hingga 3 kuintal per hari.

Sebelum eksis dan digemari oleh warga Kabupaten Klaten, kerupuk rambak itu pernah bangkrut akibat sulitnya mencari minyak tanah untuk bahan pembakaran.

Namun, setelah beralih ke gas, usaha mikro kecil menengah (UMKM) itu bisa bangkit kembali dan kini memiliki 15 karyawan.

"Saya merintis usaha ini sama almarhum suami sejak tahun 1999, saat itu bahan baku untuk penggorengan masih pakai minyak tanah," ujar pemilik usaha Kerupuk Bu Yati, Tuti Komariyah (60) saat berbincang dengan TribunJogja.com, Jumat (23/9/2022).

Ia menceritakan, saat usaha kerupuknya bangkrut dia memilik untuk pulang ke kampung halamannya, Ciamis, Jawa Barat.

Empat tahun di tanah Sunda, ia kembali merantau ke Klaten dan mulai merintis kembali usaha kerupuknya.

"Awal-awal bikin usaha saya hanya produksi sekitar 50 kilogram kerupuk rambak per hari. Itu bertahan hingga tahun 2009," ucapnya.

Kemudian, usaha yang dirintis itu mulai berkembang perlahan tapi pasti kerupuk rambak buatannya mulai mendapatkan banyak permintaan dari warga.

Baca juga: Mesin Grimiss Karya Tim PKM-PI UMY Bantu Tingkatkan Produktivitas Kerupuk Kulit Kakao Warga

"Sekarang bikinnya 3 kuintal per hari, 2 kuintal untuk rambak dan 1 kuintal untuk kerupuk putih, bahannya pakai tepung tapioka," jelasnya.

Ia mengatakan, kerupuk rambak buatannya hanya di pasarkan di Kabupaten Klaten, terdapat sekitar 80 reseler yang mengambil setiap hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved