Berita Bantul Hari Ini

Satpol PP Bantul Kerahkan 1.128 personel Satlinmas untuk Amankan Pemilihan Lurah Serentak

Sebagai upaya menjaga kondusifitas saat pilur, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul siap mengerahkan personelnya termasuk dari

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemilihan lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Bantul akan digelar dalam beberapa hari mendatang, yakni pada Minggu (25/9/2022).

Sebagai upaya menjaga kondusifitas saat pilur, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul siap mengerahkan personelnya termasuk dari Satlinmas.  

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengerahkan sebanyak 1.128 personel Satlinmas untuk menjaga keamanan di 564 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pilur di 21 kalurahan dan 12 kapanewon.

Baca juga: 2 WP Jadi Tersangka Pidana Pajak, Plt Kepala Kanwil DJP DIY: Sengaja Lapor SPT yang Tidak Benar

"Jumlah Satlinmas yang kami tempatkan masing-masing dua orang untuk satu TPS. Sementara jumlah TPS dalam pilur kali ini ada 564 TPS sehingga total Satlinmas yang dikerahkan 1.128 personel. Jumlah tersebut belum termasuk personel Satlinmas yang akan ditempatkan kantor kalurahan dan kapanewon," ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Adapun total satlinmas yang disiagakan di 21 kalurahan sebanyak 42 personel atau satu kalurahan dua personel dan di kapanewon 24 personel atau satu kapanewon dua personel.

Selain itu pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan Jogoboyo di 21 kalurahan yang menggelar Pilur untuk mengantisipasi terjadinya gangguan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).  

Sementara untuk anggota Satpol PP sendiri, Yulius mengerahkannya untuk melakukan patroli keliling di wilayah yang menggelar Pilur, mulai 21 September sampai 25 September 2022 nanti.

Patroli ini dilakukan untuk menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban umum  selama pelaksanaan kampanye lurah, masa tenang, hingga hari pemungutan suara.

"Patroli ini sekaligus untuk mengamati atas ketaatan para calon lurah dalam memasang alat peraga kampanye khususnya terhadap substansi atau materi spanduk yang bersifat provokatif, pasti akan kami konfirmasi ke panitia Pilur untuk mencopotnya," imbuhnya.  

Menurutnya, masing masing kalurahan memiliki dinamika perkembangan dalam tahapan pelaksanaan Pilur. Namun sejauh ini ia mengakui belum ada gangguan Trantibum maupun Kamtibmas yang terjadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved