Peredaran Narkoba di Sleman Menyasar Hingga Kalangan Remaja, Orangtua Diminta Lebih Peduli 

Pangsa pasarnya bukan hanya menyasar orang dewasa, melainkan sudah merambah remaja hingga anak-anak berusia 10 tahun sebagai pengguna. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kepala BNNK Sleman, AKBP Siti Alfiah 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di Kabupaten Sleman dinilai sudah cukup memprihatinkan.

Pangsa pasarnya bukan hanya menyasar orang dewasa, melainkan sudah merambah remaja hingga anak-anak berusia 10 tahun sebagai pengguna. 

"Kami lihat sasarannya sekarang bukan lagi orang dewasa, justru ke anak-anak, anak remaja. Dari usia yang terendah 10 tahun, remajanya (hingga) usia 30 tahun," kata Kepala BNNK Sleman, AKBP Siti Alfiah, saat ditemui di Mapolres Sleman, Kamis (22/9/2022). 

Menurut dia, sejumlah faktor turut mempengaruhi mengapa anak-anak hingga remaja terjerumus dalam penggunaan barang haram.

Satu di antara faktornya adalah lingkungan, kemudian dampak negatif dari sosial media.

Karena itu, BNNK Sleman di samping melakukan upaya pencegahan juga mengimbau kepada orangtua agar lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak dengan memperkuat ketahanan keluarga. 

"Kita punya anak harus peduli, dengan siapa dia bergaul. Dengan siapa bergaulnya, di mana. Faktor lingkungan ini sangat memengaruhi," kata dia. 

Alfiah mengatakan, BNNK Sleman bekerjasama dengan semua pihak termasuk jajaran Polres Sleman terus berupaya melakukan pencegahan.

Caranya dengan sosialisasi bahaya narkoba.

Selain itu, upaya pencegahan juga dilakukan dengan membentuk Desa Bersinar atau bersih dari narkoba.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved