Luas Tanam Cabai Rawit di Klaten Baru 330 Hektare, DKPP Siapkan Gerakan Tanam 1 Juta Cabai

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat bakal menggalakan gerakan tanam sejuta pohon cabai.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / ALMURFI SYOFYAN
Kepala DKPP Klaten, Widiyanti 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Luas tanam tanaman cabai di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah baru sekitar 440 hektare.

Untuk menambah luas tanam cabai itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat bakal menggalakan gerakan tanam sejuta pohon cabai.

"Untuk luas tanam cabai rawit saat ini ada sekitar 330 hektare dan cabai teropong atau yang besar itu ada 110 hektare," ujar Kepala DKPP Klaten, Widiyanti pada TribunJogja.com, Kamis (22/9/2022).

Menurutnya, ratusan hektare tanaman bercita rasa pedas itu tersebar di sejumlah kecamatan seperti Manisrenggo, Prambanan, Karangnongko hingga Gantiwarno.

Empat kecamatan itu, lanjut dia memang merupakan sentra tanaman cabai di Kabupaten Klaten.

Demi mendukung perluasan tanam cabai, lanjutnya, pada pekan depan gerakan sejuta tanam cabai bakal diluncurkan.

"Program perluasan ini kita bakal melaksanakan gerakan tanam sejuta cabai pada pekan depan, tujuannya untuk urban farming atau memanfaatkan pekarangan," imbuhnya.

Ia mengatakan gerakan urban farming ini untuk memotivasi ibu-ibu rumah tangga agar mandiri pangan.

"Ini satu pohon cabai itu bisa panen 1 kilogram, artinya, setiap rumah perlu menanam 5 pohon saja dan satu pohon bisa hidup selama 3 bulan," jelasnya.

Terpisah, Seorang petani cabe rawit Muhammad Wiji (35) menjelaskan jika harga cabai saat ini mengalami fluktuasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved