Berita Kecelakaan

KRONOLOGI Kecelakaan Dekat Pabrik Madukismo Versi Polisi, Pengemudi Brio Sempat Tak Berhenti

Sedikitnya ada 10 sepeda motor dan satu sepeda kayuh ditabrak oleh pengemudi mobil Brio yang diketahui sebagai SCM (57) yang merupakan warga Ambarketa

Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
Foto dok polres bantul
Kondisi kendaraan rusak dalam kecelakaan beruntun, selasa (20/9/2022) 

Tribunjogja.com Bantul - Peristiwa kecelakaan beruntun terjadi di dusun Mrisi, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Bantul, Selasa (20/9/2022) pukul 15.00 WIB.

Sedikitnya ada 10 sepeda motor dan satu sepeda kayuh ditabrak oleh pengemudi mobil Brio yang diketahui sebagai SCM (57) yang merupakan warga Ambarketawang, Gamping, Sleman.

Kabar terbarunya adalah Polres Bantul telah menetapkan status tersangka terhadap pengemudi mobil Brio yang menabrak 10 sepeda motor dan satu sepeda kayuh.

Kondisi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Mrisi, tepatnya di selatan pabrik gula Madukismo, Kapanewon Kasihan, Bantul, Selasa (20/9/2022)
Kondisi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Mrisi, tepatnya di selatan pabrik gula Madukismo, Kapanewon Kasihan, Bantul, Selasa (20/9/2022) (Dok. Polres Bantul)

Berikut adalah kronologi sebenarnya kecelakaan berdasarkan keterangan saksi yang didapatkan oleh polisi:

Adapun berdasarkan olah TKP dan keterangan para saksi, SCM mengendarai mobil dari arah utara ke selatan menabrak 1 motor dan 1 sepeda kayuh yang akhirnya hilang kendali membanting stir kanan dan menabrak 2 motor yang melaju dari arah berlawanan.

Tak berhenti disitu, mobil tersebut kemudian oleng ke kiri yang kemudian kembali menabrak 7 motor yang melaju searah dengan mobil SCM.

Meski terjadi kecelakaan, SCM masih melaju ke arah selatan dan baru berhenti sekitar 200 meter dari lokasi kejadian awal setelah dihentikan oleh warga.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengungkapkan, setelah dilakukan gelar perkara, kasus kecelakaan tersebut dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan, karena sudah terpenuhi unsur kelalaian yang dilakukan SCM, si pengemudi mobil Brio.

"Pengemudi mobil kurang hati-hati dan kurang konsentrasi sehingga mengakibatkan kecelakaan dengan korban luka-luka dan kerusakan kendaraan serta dengan sengaja tidak menghentikan kendaraan,

"Dan tidak memberi pertolongan sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 ayat 2 dan pasal 321 UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan," urainya, Rabu (21/9/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved