Berita Gunungkidul Hari Ini

Himpaudi Gunungkidul Harapkan Pemkab Perhatikan Kesejahteraan Para Pendidik

Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Gunungkidul merayakan hari jadi ke-17 pada Rabu (21/09/2022)

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Bupati Gunungkidul Sunaryanta (kiri) saat menghadiri Peringatan Hari Jadi HIMPAUDI ke-17 pada Rabu (21/09/2022) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Gunungkidul merayakan hari jadi ke-17 pada Rabu (21/09/2022).

Peringatan ini pun jadi kesempatan bagi para pendidik untuk menyampaikan harapannya.

Ketua HIMPAUDI Gunungkidul, Sumarsini mengatakan salah satu kendala yang masih dihadapi para pendidik PAUD adalah pemberian insentif yang belum merata.

Baca juga: Apa Makna Mobilisasi Pasukan Rusia, Ini Penjelasan Pakar Geopolitik Belgia

"Ada 1.640 orang pendidik PAUD di Gunungkidul, namun yang menerima insentif baru sebanyak 553 orang," ungkapnya pada Kamis (22/09/2022).

Menurut Sumarsini insentif yang diberikan sebesar Rp 100 ribu dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

Ia juga menyebut bahwa masih ada 25 orang pendidik yang belum mendapatkan upah serta insentif tersebut.

Adapun upah yang diberikan berasal dari lembaga tempatnya bekerja. Setidaknya ada 620 lembaga PAUD di Gunungkidul, termasuk Kelompok Bermain dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

"Operasional lembaga PAUD sendiri biasanya mengandalkan dana kalurahan," ujar Sumarsini.

Ia pun berharap Pemkab Gunungkidul lebih memperhatikan kesejahteraan para pendidik PAUD. Termasuk pemerataan insentif hingga meloloskan kebijakan yang bisa melindungi para pendidik.

Menurut Sumarsini, lembaga PAUD juga penting dalam pendidikan anak. Khususnya dalam membentuk karakter, agar mereka lebih siap menerima pendidikan lanjutan lewat stimulan pendidikan jasmani dan rohani.

"PAUD pun juga memberikan pelayanan yang komprehensif meliputi pendidikan, kesehatan gizi, pengasuhan, hingga kesejahteraan," jelasnya.

Baca juga: Peningkatan Inflasi Harus Diimbangi Kenaikan Upah

Merespon harapan tersebut, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan pihaknya terus berupaya mencari solusi. Terutama terkait masalah kesejahteraan para pendidik PAUD.

Ia mengakui Pemkab saat ini masih kesulitan untuk meningkatkan nominal insentif hingga menambah kuota penerima. Sebab kemampuan anggaran pun juga terbatas 

"Tapi kami tetap terus berupaya agar masalah ini bisa tertangani, sebab PAUD juga penting sebagai bagian dari pendidikan," kata Sunaryanta. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved