Film Mencuri Raden Saleh Dibajak, Visinema Pictures Lapor ke Polda Metro Jaya

Film "Mencuri Raden Saleh" diduga dibajak dengan cara merekam secara utuh tayangan di layar bioskop.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Visinema Pictures
trailer film Mencuri Raden Saleh 

Tribunjogja.com - Film "Mencuri Raden Saleh" diduga dibajak dengan cara merekam secara utuh tayangan di layar bioskop.

Hasil pembajakan film Mencuri Raden Saleh ini diunggah pembajak di tujuh situs.

Akibat dugaan pembajakan ini Visinema Pictures  melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Mencuri Raden Saleh
Mencuri Raden Saleh (ist)

Kuasa Hukum Visinema Pictures, Muhammad Aris Marasabessy mengatakan, hasil rekaman salah salah film layar lebar besutan kliennya itu diunggah dan disebarkan secara ilegal melalui internet.

"Pembajakan itu, yang bikin miris adalah di-record langsung dalam bioskop. Makanya hari ini kami melakukan pelaporan," ujar Aris kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Berdasarkan hasil penelusuran Aris dan kliennya, terdapat sedikitnya tujuh situs yang menayangkan film "Mencuri Raden Saleh" bajakan.

Baca juga: 5 Film Terbaru yang Sedang Tayang Hari Ini di Bioskop: Ada One Piece Film: Red

Saat ini, Visinema Pictures masih terus menelusuri situs-situs lain yang juga ikut menayangkan film hasil pembajakan tersebut.

"Masih kami research, kami akan telusuri. Yang pasti, tujuh situs ini yang benar-benar terbukti saat ini," kata Aris. Adapun dugaan pembajakan film "Mencuri Raden Saleh" dilaporkan Visinema Pictures ke Polda Metro Jaya pada Rabu (21/9/2022). Laporan tersebut sudah teregistrasi di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/4844/IX/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 21 September 2022. 

Akibat pembajakan itu, kata Aris, kliennya mengalami kerugian secara materil. Terlapor dijerat dengan Pasal 9 Juncto Pasal 113 Undang-Undang (UU) Nomor 28 tentang Hak Cipta.

Teduga pembajak film itu juga dilaporkan dengan Pasal 32 Juncto Pasal 48 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Pastinya banyak ya kalau kerugian materilnya. Cuma secara nominal kami perlu konfirmasi lagi," pungkas Aris.(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved