Pilpres 2024

Tanggapan Puan Maharani Soal Pembentukan Dewan Kolonel oleh Kader PDIP

Puan sadar anggota Dewan Kolonel ini memang memiliki tujuan untuk menyosialisasikan dirinya di dapil masing-masing.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Facebook/Puan Maharani
Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan pengarahan dalam acara konsolidasi PDI Perjuangan dengan tema "2024 Menang Spektakuler Hattrick" di The Renaissance Ballroom, Kota Semarang, Minggu (18/9/2022). Dalam kegiatan tersebut tak nampak sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Sejumlah kader PDIP membentuk "Dewan Kolonel" untuk memuluskan langkah Puan Maharani sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Dewan Kolonel ini diinisiasi oleh politisi PDIP Johan Budi dan dipimpin oleh Ketua Fraksi PDI-P DPR Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDI-P Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Terus bagaimana dengan tanggapan Puan Maharani terkait pembentukan Dewan Kolonel ini?

Ditemui oleh wartawan di sela-sela kunjungannya di Pondok Pesantren (Ponpes) Mahasina Darul Qur'an wal Hadits di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu(21/9/2022) siang, Puan Maharani menilai hal itu sah-sah saja.

“Inisiatif ini sah-sah saja selama dibangun dengan didasari semangat gotong royong,” kata Puan dalam keterangannya, seperti yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (21/9/2022).

Puan sadar anggota Dewan Kolonel ini memang memiliki tujuan untuk menyosialisasikan dirinya di dapil masing-masing.

“Namun, sebenarnya kan bagaimana kita bisa bergotong-royong dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian, tugas-tugas fraksi untuk mensosialisasikan semua program ke lapangan,” jelas Puan.

Menurutnya, setiap bentuk kegiatan yang dilakukan kader haruslah membuahkan hasil positif untuk internal PDIP.

Ia pun kembali mengingatkan agar semua kader PDI-P mengedepankan prinsip gotong royong.

Baca juga: Pilpres 2024: Siapkan Puan Maharani, Inisiator Dewan Kolonel Ungkap 12 Personelnya

Baca juga: Johan Budi Inisiasi Pembentukan Dewan Kolonel, Bambang Pacul jadi Jenderalnya

“Semua yang kemudian mempunyai tujuan dan keinginan untuk bekerja sama secara bergotong-royong tentu itu harus hal yang positif yang bisa dilakukan,” ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved