Segini Anggaran yang Dikeluarkan Pemerintah untuk Penuhi Kebutuhan Makan Tahanan

Anggaran Rp 2 triliun ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan 275.167 tahanan yang pada saat ini ditahan di rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Natkotika Kelas II Yogyakarta di Pakem, Sleman, Jumat (26/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Berapa jumlah anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan makanan para narapidana yang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan di Tanah Air?

Wow. Ternyata anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan makan para narapidana jumlahnya mencapai Rp 2 triliun.

Anggaran Rp 2 triliun ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan 275.167 tahanan yang pada saat ini ditahan di rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan.

Data 275.167 tahanan yang ditahan di rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan ini merupakan update terbaru per 13 September lalu.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pelayanan dan Pengelolaan Basan dan Baran Direktorat Jenderal Permasyarakatan Heni Yuwono dalam acara panel diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

Dikutip dari Kompas.com, untuk tahun 2023, pihaknya sudah mengusulkan besaran anggaran untuk memenuhi kebutuhan makan pada tahanan.

"Anggaran untuk makan saja narapidana kita itu hampir dua triliun. Anggaran yang kita anggarkan untuk tahun 2023 itu indikatif yang kita peroleh sejumlah Rp 2 triliun, untuk makan saja," papar Heni dalam acara panel diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Baru Mediasi Kecelakaan, Lima Warga di Balikapapan Malah Kembali Ditabrak Truk Hingga Tewas

Heni mengakui jumlah narapidana dan tahanan yang ditahan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan memang melebih kapasitas.

Sebab, dari seluruh sarana dan prasarana rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan yang dimiliki oleh pihaknya, kapasitasnya hanya untuk 132.107 tahanan.

Namun kenyataanya, saat ini jumlah tahanan yang berada di rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan jumlahnya lebih dari dua kali lipat dari kapasitas yakni 275.167 tahanan.

"Data penghuni kita pada hari ini sesuai dengan data 13 September kemarin, jumlah penghuni (lapas) kita sudah mencapai 275.167 orang," ucap dia.

"Akhirnya ada overcrowded sebesar 108 persen," imbuh dia.

Dia juga mengakui bahwa kondisi lapas di Indonesia saat ini sangat tidak manusiawi untuk memenuhi hak hidup narapidana.

"Di LP kita memang betul karena keterbatasan sarpras kita," ucap dia.

Itulah sebabnya saat ini Indonesia mulai mengkaji penegakan dengan mengutamakan restorative justice agar penghuni lapas tak terus bertambah. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved