Perang Rusia Ukraina
Rusia Ungkap Jumlah Kerugian Nyawa Selama Perang Lawan Ukraina
Rusia mengklaim sebanyak 5.937 tentara Rusia tewas selama operasi militer
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com Rusia - Untuk kali pertama Rusia mengungkapkan data kerugian yang diderita selama konflik perang dengan Ukraina.
Rusia mengklaim sebanyak 5.937 tentara Rusia tewas selama operasi militer.
Jumlah itu diungkapkan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu yang dikutip oleh kantor berita RT, Rabu (21/9/2022).
Disebutkan pula pada laporan itu, pihak Ukraina diklaim mengalami kerugian lebih besar dengan total 61.207 tentara Kiev tewas, menurut sang menteri.
Ini adalah pertama kalinya Rusia mengumumkan kerugiannya selama operasi militer sejak akhir Maret, kala itu jumlah prajurit yang tewas mencapai 1.351, menurut kementerian pertahanan.
“Kerugian kami hingga saat ini adalah 5.937 orang tewas,” ungkap Shoigu.
Dia juga memuji pekerjaan petugas medis militer, mengatakan bahwa 90 persen dari tentara Rusia yang terluka selama pertempuran dapat kembali beraksi setelah perawatan.
“Awalnya Angkatan Bersenjata Ukraina berjumlah antara 201.000 dan 202.000 orang dan sejak itu mereka menderita kerugian sekitar 100.000, dengan 61.207 tewas dan 49.368 lainnya terluka,” katanya.
Shoigu menambahkan bahwa Kiev telah memobilisasi ratusan ribu orang lagi ke dalam pasukannya.
Pasukan Rusia dan milisi Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk juga telah melenyapkan lebih dari 2.000 tentara bayaran yang berperang untuk Kiev, kata sang menteri.
Selain itu Rusia juga menyebut lebih dari 1.000 orang asing berada di jajaran militer Ukraina. ( Tribunjogja.com )
Baca juga: 28.000 Narapidana di Rusia Disulap Jadi Tentaran Untuk Perang Lawan Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rusia-Ungkap-Jumlah-Kerugian-Nyawa-Selama-Perang-Lawan-Ukraina.jpg)