Presiden Jokowi Bicara Kapan Akhiri Pandemi Covid-19

Presiden Jokowi meminta seluruh pihak tetap mewaspadai penyebaran Covid-19.

Editor: Joko Widiyarso
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi memberikan peringatan kembali terkait kasus Brigadir J seusai meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada Selasa (9/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin terburu-buru menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia telah berakhir.

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan hati-hati dalam memutuskan hal tersebut.

Menurutnya, Indonesia akan tetap mewaspadai potensi penyebaran virus corona.

”Kalau untuk Indonesia saya kira kita harus hati-hati, tetap harus waspada tidak harus tergesa-gesa, tidak usah segera menyatakan bahwa pandemi sudah selesai,” kata Jokowi seusai meresmikan ruas tol di Kabupaten Bekasi, Selasa, (19/9).

Pernyataan Jokowi itu disampaikanya merespons Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyebut pandemi Covid-19 telah usai.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Pasar Cicaheum, Jawa Barat, Minggu (28/8/2022). Dalam kunjungan itu, Jokowi juga memberikan amplop kepada pedagang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Pasar Cicaheum, Jawa Barat, Minggu (28/8/2022). Dalam kunjungan itu, Jokowi juga memberikan amplop kepada pedagang. (Sekretariat Presiden)

Jokowi menegaskan tidak ingin terburu-buru mengikuti langkah Biden.

Ia menyebut hanya Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yang bisa menyatakan pandemi telah selesai.

"Pandemi ini kan terjadi di seluruh dunia, dan yang bisa memberikan statement menyatakan pandemi selesai itu adalah WHO," ujarnya.

Jokowi meminta seluruh pihak tetap mewaspadai penyebaran Covid.

Ia mengingatkan sebelumnya juga banyak negara yang kasus Covidnya melandai, tetapi tiba-tiba melonjak lagi.

"Tidak usah segera menyatakan bahwa pandemi sudah selesai, saya kira hati-hati, ada di satu-dua negara yang Covid-nya juga mulai bangkit naik hati-hati, kehati-hatian yang harus diterapkan," ujarnya.

Kasubbid Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas Covid-19 Alexander K Ginting sebelumnya juga mengatakan hal serupa.

Ia menyebut Indonesia akan mengacu kepada aturan Badan Kesehatan Dunia atau WHO dalam penetapan pandemi Covid-19 berakhir.

Selain aturan WHO, Alexander mengatakan Indonesia memiliki levelisasi PPKM dalam menetapkan status pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved