Berita Magelang Hari Ini

Murid MI Bulurejo Diduga Keracunan Makanan, Ini Respon Kankenmenag Kabupaten Magelang

Kepala Kankenmenag Kabupaten Magelang, Panut mengatakan pihaknya akan mengambil beberapa tindakan menanggapi kasus ini.

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Kepala Kankenmenag Magelang saat menjenguk murid yang diduga keracunan makanan di RSUD Tidar, Rabu (21/09/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting  

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kantor Kementerian Agama (Kankenmenag) Kabupaten Magelang menanggapi peristiwa dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan murid di sekolah yang dinaunginya, yaitu Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Bulurejo,Dusun Nepak, Desa Bulungrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Kepala Kankenmenag Kabupaten Magelang, Panut mengatakan pihaknya akan mengambil beberapa tindakan menanggapi kasus ini.

"Kami akan memberikan surat imbauan agar madrasah memastikan jajanan yang dikonsumsi muridnya yakni makanan sehat. Surat ini akan kami edarkan ke seluruh madrasah di Kabupaten Magelang. Jadi, madrasah harus berkoordinasi dengan penjual untuk menjamin makanan yang dijual dalam kondisi baik,"ujarnya seusai menjenguk para siswa di RSUD Tidar, Rabu (21/09/2022).

Panut mengatakan kondisi murid-murid yang diduga mengalami keracunan makanan mulai berangsur pulih.

Bahkan, beberapa dari mereka diperbolehlan untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Alhamdullillah, kondisi murid mulai membaik tadi yang dirawat di RS Harapan sebanyak 21 murid diizikan untuk pulang. Sedangkan, di RSUD Tidar ada 13 murid diizinkan pulang sisanya dipertimbangkan untuk dirawat inap,"ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 38 murid Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Bulurejo,Dusun Nepak, Desa Bulungrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang diduga keracunan jajanan makanan yang dijual oleh pedagang di sekitar sekolahnya.

Puluhan murid tersebut dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Kota Magelang.

Sebanyak 17 murid dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang dan 21 murid lainnya dirawat di RS Harapan Kota Magelang.

Di RSUD Tidar, murid-murid langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan perawatan.

Para murid yang diduga keracunan itu pun tampak lemas saat terbaring di ranjang rumah sakit.

Guru kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Bulurejo, Listriyani, mengatakan awal mula diketahui adanya dugaan keracunan setelah murid-muridnya mengalami muntah-muntah.

"Jadi, kejadian sekitar pukul 09.00 WIB saat istirahat pertama. Anak-anak (murid) itu jajan di luar sekolah, kebanyak itu jajanan mie, namanya Mie Tumplek. Selang 15 menit, anak sudah masuk ke kelas itu ada beberapa anak satu atau dua orang yang muntah-muntah kemudian disusul anak-anak yang lain, itu yang pertama muntah anak kelas V dan VI,"ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved