Serie A

INTER MILAN: Masalah Bertubi-tubi Mendera Nerazzurri, Termasuk Milan Skriniar

Tidak hanya kesulitan di Liga Italia Serie A, Inter Milan juga belum mampu berbuat banyak di pentas Liga Champions.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Marco BERTORELLO / AFP
Gelandang Bayern Munchen Jerman Leroy Sane (tengah) berebut bola dengan gelandang Inter Milan dari Kroasia Marcelo Brozovic (kiri) dan bek Inter Milan Slovakia Milan Skriniar pada pertandingan sepak bola Grup C Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Bayern Munich di Milan, pada September Kamis 8, 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM - Inter Milan harus menghadapai masalah bertubi-tubi di awal musim ini.

Tidak hanya kesulitan di Liga Italia Serie A, Inter Milan juga belum mampu berbuat banyak di pentas Liga Champions.

Itu ditambah dengan masalah tentang masa depan Milan Skriniar yang dibidik klub Prancis, Paris Saint-Germain.

Bek tengah itu nyaris tidak bermain di pramusim karena cedera dan negosiasi transfer ke PSG yang berlangsung berbulan-bulan.

Dia sudah menyetujui perpanjangan di Inter Milan, tetapi rincian kesepakatan itu harus berubah setelah raksasa Ligue 1 itu menawarkan €9 juta per musim termasuk bonus.

Milan Skriniar dan Alessandro Bastoni di Liga Italia Serie A antara Inter Milan vs Sampdoria di Stadio Giuseppe Meazza pada 22 Mei 2022 di Milan, Italia.
Milan Skriniar dan Alessandro Bastoni di Liga Italia Serie A antara Inter Milan vs Sampdoria di Stadio Giuseppe Meazza pada 22 Mei 2022 di Milan, Italia. (Marco Luzzani / GETTY IMAGES EROPA / Getty Images via AFP)

Kontrak Skriniar saat ini hanya berlaku hingga Juni 2023, seperti dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

Artinya, ada risiko besar bahwa Inter Milan bisa saja kehilangan Skriniar sebagai pemain dengan status bebas agen di musim panas.

Sejauh ini merupakan musim yang sulit bagi Inter Milan dan sang bek, termasuk gol bunuh dirinya dalam kekalahan 3-1 dari Udinese pada hari Minggu.

Penampilan buruknya juga tercermin secara statistik, sudah membuat tiga kesalahan yang mengarah ke tembakan ke gawang, dibandingkan dengan hanya satu sepanjang musim lalu.

Milan Skriniar memenangkan rata-rata 46 persen tantangan dibandingkan dengan 54 % musim lalu juga.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved