Berita Sleman Hari Ini

BPBD Sleman Telah Salurkan Lebih dari 65 Ribu Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan

Droping air yang dimulai sejak 8 September ini, telah mendistribusikan sebanyak 65.350 ribu liter air bersih kepada masyarakat. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa (BPBD Sleman)
BPBD Sleman mulai melakukan droping air bersih bagi warga dusun Susukan II, Margokaton, Seyegan, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman terus menyalurkan droping air bersih bagi warga yang debit air sumurnya menyusut akibat pengeringan Selokan Mataram maupun musim kemarau.

Droping air yang dimulai sejak 8 September ini, telah mendistribusikan sebanyak 65.350 ribu liter air bersih kepada masyarakat. 

"Ini masih berlanjut. Jika termonitor tim di wilayah (airnya) habis, langsung kami drop," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, Selasa (20/9/2022). 

Ia menyampaikan, sasaran droping air bersih saat ini ada di empat titik di dua Kapanewon. Yaitu Seyegan dan Tempel.

Droping air bersih ini dilakukan setelah debit air di sumur warga menyusut akibat musim kemarau dan pengeringan Selokan Mataram yang sudah berlangsung sejak 1 Agustus. 

Di Seyegan, kekeringan mulai dirasakan di dusun Susukan II. Di lokasi ini terdapat 74 jiwa dan 39 ekor ternak terdampak.

Sebanyak 20 ribu liter air bersih telah di salurkan ke lokasi ini.

Sedangkan di Kapanewon Tempel lokasi terdampak penyusutan debit air berada di dusun Tangisan dengan 74 jiwa dan 39 ekor ternak.

Sebanyak 14.200 liter telah disalurkan.

Kemudian di dusun Plambongan, berdampak terhadap 25 ekor ternak.

2.800 Liter air bersih telah disalurkan. 

"Paling banyak di Jambeyan (Tempel). Ada 560 jiwa yang terdampak. Kami telah menyalurkan 28.350 liter," ujar dia.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved