Polisi Tembak Polisi

AKHIR Petualangan Ferdy Sambo di Polri

Polri telah memutuskan tetap memecat Irjen Ferdy Sambo sebagai anggota Kepolian Republik Indonesia.

Editor: Joko Widiyarso
Tangkapan Layar POLRITVRADIO
Penampakan Perdana Ferdy Sambo Menggunakan Baju Tahanan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Berakhir sudah petualangan Ferdy Sambo di Kepolian Republik Indonesia (Polri)

Polri telah memutuskan tetap memecat Irjen Ferdy Sambo sebagai anggota Kepolian Republik Indonesia.

Keputusan final pemecatan Sambo itu dihasilkan lewat sidang komisi etik yang menolak banding atas putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang memutuskan Sambo disanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

"Ketua dan anggota komisi banding bermusyawarah, memutuskan permohonan banding dari pemohon banding Ferdy Sambo. Satu, menolak permohonan pemohon banding," kata Irwasum sekaligus ketua Timsus Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, di Mabes Polri, Senin (19/9).

"Dua, menguatkan putusan sidang komisi kode etik Polri nomor MT/74/VIII/2022 tanggal 26 Agustus 2022 atas nama pelanggar Irjen Ferdy Sambo," ujar Agung.

Biodata Komjen Pol Agung Budi Maryoto
Biodata Komjen Pol Agung Budi Maryoto (DOK. babel.polri.go.id)

Atas putusan ini, komisi banding juga menjatuhkan sanksi terhadap Ferdy Sambo, yang satu di antaranya adalah sanksi pemecatan dari Polri.

Agung kemudian membeberkan alasan menolak permohonan banding yang diajukan Sambo. Kata Agung, mantan Kadiv Propam Polri itu dinilai telah melakukan perbuatan tercela.

Atas dasar itu Komisi Banding memutuskan memberikan sanksi pemecatan atau PTDH terhadap Sambo.

"Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela dan sanksi administratif berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri," kata Agung.

Sidang banding yang digelar pada Senin (19/9) kemarin dipimpin oleh Agung selaku ketua Timsus Polri.

Mantan Kapolda Jawa Barat itu didampingi empat orang jenderal bintang dua dalam membahas memori Sambo.

Empat jenderal bintang dua yang mendampingi Agung itu adalah Inspektur Jenderal Remigius Sigid Tri Hardjanto selaku Wakil Ketua Komisi.

Kemudian anggota terdiri dari Irjen Wahyu Widada, Irjen Setyo Budi Mumpuni, dan Irjen Indra Miza.

Dari lima jenderal yang menjadi hakim banding itu, semuanya menolak permohonan banding Sambo. Sesuai mekanisme, sidang banding tidak menghadirkan pelanggar atau Ferdy Sambo maupun pendampingnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved