Berita Sleman Hari Ini

Jawaban Dinas Pendidikan Sleman Soal SMPN 1 Berbah yang Belum Punya Fasilitas untuk Kebutuhan Khusus

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Ery Widaryana angkat bicara mengenai temuan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY yang

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Bangunan utama SMPN 1 Berbah 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Ery Widaryana angkat bicara mengenai temuan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY yang menilai bangunan SMP N 1 Berbah belum memiliki aksesibilitas atau fasilitas bagi siswa berkebutuhan khusus.

Ia menilai pihak sekolah perlu menindaklanjuti temuan tersebut. Meskipun tidak semuanya, karena keterbatasan anggaran. 

"Nanti kami sampaikan ke pihak sekolah ditindaklanjuti agar ada aksesibilitas, fasilitas bagi siswa berkebutuhan khusus. Tapi kalau betul-betul mengakomodir semua mungkin tidak ada dana. Tapi minimal agar diperhatikan," kata Ery, Senin (19/9/2022). 

Baca juga: Hingga September 2022, Tercatat 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Tersengat Listrik di Kulon Progo

Ery mengungkapkan, di Kabupaten Sleman, selama ini ada sekolah yang sudah memiliki aksesibilitas.

Tetapi memang ada juga yang belum. Hal ini karena tidak semua Sekolah memiliki siswa berkebutuhan khusus.

Namun demikian, ketika memiliki siswa penyandang disabilitas terkait aksesibilitas baginya memang perlu dipikirkan. 

"Mestinya, itu sekolah perlu dipikirkan. Nanti kami sampaikan," kata dia. 

Diketahui, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY menilai bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 1 Berbah di Kabupaten Sleman belum memiliki fasilitas bagi siswa penyandang disabilitas.

Hal itu, disampaikan lembaga pengawas publik setelah melakukan pemantauan langsung ke gedung sekolah berkaitan layanan bagi siswa berkebutuhan khusus, Senin (19/9/2022). 

Kedatangan ORI DIY berdasar laporan masyarakat yang peduli dengan aksesibilitas bagi siswa penyandang disabilitas.

Di mana SMP Negeri 1 Berbah ini, saat penerimaan peserta didik tahun ini, memiliki dua siswa dengan kebutuhan khusus. 

"Berdasar apa yang kami lihat, Sekolah belum memiliki fasilitas untuk mereka yang berkebutuhan khusus," kata Asisten ORI perwakilan DIY, M. Rifki setelah kunjungan ke sekolah. 

Rifki mengungkapkan, dua siswa tersebut menjadi siswa berkebutuhan khusus pertama yang dimiliki SMP N 1 Berbah.

Sebelumnya belum pernah sehingga dinilai menjadi pengalaman baru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved