Pilpres 2024

Dari Singapura, Anies Baswedan Berikan Kode bagi Parpol untuk Hadapi Pilpres 2024

Selesai menjadi gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan siap untuk bertarung lagi di level yang lebih tinggi, yakni Pilpres 2024.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggendong putri dari salah satu keluarga yang memutuskan untuk membeli hunian down payment (DP) Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Hal ini terjadi di hunian DP Rp 0 di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Jabatan Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada Oktober 2022 bulan depan

Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria akan resmi mengakhiri jabatan sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober mendatang.

Selesai menjadi gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan siap untuk bertarung lagi di level yang lebih tinggi, yakni Pilpres 2024.

Anies Baswedan sendiri sudah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon presiden di Pilres 2024 saat diwawancara oleh Reuters di Singapura.

Namun syaratnya, kata Anies, ada partai politik yang mengusungnya menjadi calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.

Sejauh ini, setidaknya sudah ada partai yang menyatakan siap untuk mengusung Anies Baswedan, yakni Partai Nasdem.

Partai Nasdem bahkan sudah memasukan nama Anies Baswedan dalam tiga tokoh yang resmi diusulkan untuk menjadi capres berdasarkan hasil rakernas.

Nama Anies Baswedan bersanding dengan Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

“Saya siap mencalonkan diri sebagai presiden jika sebuah partai mengusung saya,” ujar Anies seperti yang dikutip dari Kompas.com saat diwawancara oleh Reuters di Singapura.

Gubernur DKI Jakarta tersebut mengungkapkan sampai saat ini dirinya belum terikat dengan partai manapun.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved