Berita Klaten Hari Ini

Hewan Ternak di Klaten bakal Dipasangi Eartag Guna Permudah Pemantauan Kesehatan

Hewan ternak besar yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal dipasangi eartag QR Code berbasis aplikasi guna permudah pemantauan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Sosialisasi pemasangan eartag QR Code pada hewan ternak di Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Hewan ternak besar yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal dipasangi eartag QR Code berbasis aplikasi guna permudah pemantauan dan pengecekan kesehatannya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten telah melaksanakan sosialisasi pada kelompok ternak sapi Sedyo Rahayu, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Bupati Sri Mulyani Soroti Maraknya Truk Pembawa Tanah Uruk Wara-Wiri di Pusat Kota Klaten

Kepala DKPP Klaten, Widiyanti menjelaskan eartag QR Code itu nantinya bakal terhubung ke aplikasi secara digital dan mempermudah mengecek ternak yang sudah divaksin PMK dan lainnya.

"Kalau gampangnya memahami ini seperti Peduli Lindungi, ternak ini kan nggak punya KTP kalau kita mau memeriksa kan tidak tahu ini sudah vaksin atau belum, jadi eartag ini gunakan itu," ucapnya saat TribunJogja.com temui di sela-sela kegiatan itu.

Ia menjelaskan, pemasangan eartag ini bukan menandakan bahwa hewan dalam keadaan cacat, tapi untuk mempermudah pemantauan kesehatan.

"Jadi nanti kalau ternak ini mau dijual kalau sudah ada eartag tentu akan membantu menaikkan harganya, ternak yang sudah vaksin akan lebih dipercaya tahan PMK," ulasnya.

Ia mengatakan, eartag QR Code itu dipasang pada telinga hewan ternak dan nantinya bakal dilengkapi dengan barcode yang terhubung ke aplikasi.

Kabid Peternakan DKPP Klaten, Triyanto menyebut jika eartag QR Code itu merupakan program nasional yang akan dimulai serentak di Indonesia.

Baca juga: KEBAKARAN, Lupa Matikan Tungku Api, Sebuah Rumah di Salam Magelang Hangus Terbakar

"Tujuannya untuk memperoleh data riil di lapangan itu populasi hewan ternak berapa, kebutuhan daging hingga untuk identifikasi penyakit hewan," ucapnya.

Ketua kelompok Ternak Sedyo Rahayu, Ragil Guntur Bahtiar mengaku mendukung pemasangan eartag QR Code itu.

"Ini sangat berguna dan hewan yang dapat program harus punya eartag ini, jadi semua anggota kelompok kita 111 ekor setuju," akunya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved