Berita Klaten Hari Ini

Bawaslu Klaten Bakal Rekrut 78 Anggota Panwascam, Ini Syaratnya

Total kebutuhan panwascam di Klaten mencapai 78 orang. Pendaftaran dimulai 21 sampai 27 September 2022.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Klaten  , Jawa Tengah segera membuka pendaftaran panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam).

Total kebutuhannya mencapai 78 orang. Pendaftaran dimulai 21 sampai 27 September 2022.

Rekrutmen panwascam ini dibuka oleh Bawaslu Klaten menyusul turunnya keputusan ketua Bawaslu RI tentang pedoman pembentukan panwaslu kecamatan untuk Pemilihan Umum 2024.

Baca juga: Penyaluran BLT BBM di Klaten Belum Merata, Bupati Sri Mulyani: Kami Siapkan Bantuan Bagi yang Belum

"Untuk Klaten kebutuhan panwascam per kecamatan itu sebanyak 3 orang. Kita di Klaten terdapat 26 kecamatan sehingga terdapat 78 yang akan direkrut," ujar Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman, Minggu (18/9/2022).

Ia mengatakan, secara keseluruhan perekrutan untuk anggota panwascam kali ini minimal dua kali dari kebutuhan untuk setiap kecamatannya.

Artinya, total terdapat sekitar 156 anggota panwascam yang akan dijaring, hanya saja yang akan dilantik per kecamatan cuma 3 orang dan 3 lainnya di masing-masing kecamatan akan berstatus cadangan atau pengganti apabila nantinya terdapat anggota yang mengundurkan diri di tengah perjalanan.

"Nanti apabila di perjalanan ada yang mundur atau sesuatu hal terjadi maka yang cadangan ini akan menggantikan," ulasnya.

Sejauh ini, kata Arif, proses rekrutmen panwascam di Klaten masih tahap sosialisasi dan untuk pembukaan penerimaan berkas pendaftaran dimulai pada 21-27 September 2022.

Baca juga: Pemerintah Daerah Didorong Gunakan Mobil Listrik, Ini Tanggapan Bupati Klaten

Adapun untuk pelaksanaan tes tertulis terhadap para calon anggota panwascam yang lolos seleksi administrasi dilaksanakan pada 14-16 Oktober dan berlanjut pada tes wawancara akan digelar pada 18-22 Oktober.

Dokumen yang perlu disiapkan oleh para pelamar, di antaranya fotokopi KTP, pas foto, fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang sudah dilegalisir.

Begitu juga dengan daftar riwayat hidup, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit atau puskesmas.

Ditambah surat keterangan bebas narkoba.

Kemudian, calon pendaftar diminta menyiapkan sejumlah surat pernyataan seperti tidak pernah menjadi anggota partai politik (parpol) atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan parpol sekurang-kurangnya dalam jangka waktu lima tahun saat pendaftaran. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved