Berita Bisnis Terkini

Rukita dan Bank OCBC NISP Sediakan Rp 724 Miliar untuk Mudahkan Investor Miliki Bisnis Co-living

Bank OCBC NISP menyediakan dana untuk penyaluran kredit sebesar Rp 724 miliar melalui kerjasama dengan Rukita.

Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Bank OCBC NISP 

Tribunjogja.com – Rukita, sebuah perusahaan pengelola hunian jangka panjang bekerja sama dengan Bank OCBC NISP untuk menyediakan kemudahan berbisnis co-living bagi generasi muda melalui program #TinggalHitungUntung.

Kampanye ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya para investor muda untuk memulai berinvestasi di bisnis co-living dengan mudah, aman dan bebas ribet dengan program #TinggalHitungUntung.

“Dengan adanya program #TinggalHitungUntung dari OCBC NISP dan Rukita, para investor muda dapat merasakan skema pembiayaan yang fleksibel dan dapat mereka kendalikan, karena saldo giro nasabah akan diperhitungkan sehingga jangka waktu kredit dapat menjadi lebih pendek dari yang direncanakan di awal. Untuk itu, semakin banyak saldo giro, maka secara otomatis mengurangi beban cicilan serta bunga pinjaman mereka,” ujar Heriwan Gazali, Head of Retail Loan Business Bank OCBC NISP melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com .

Dalam kerjasama ini, Rukita akan membantu mengubah properti tersebut menjadi unit rental.

Baca juga: Bank OCBC NISP Salurkan Bantuan Sosial dan APD ke Masyarakat yang Terdampak Covid-19

Dimulai dari renovasi properti hingga mengoperasikannya sebagai bisnis co-living menjanjikan.

Para nasabah dalam program ini akan langsung mendapatkan layanan dari Rukita dalam hal desain interior bangunan, pemasaran properti, pemeliharaan properti, dan manajemen operasional bisnis co-living.

Tren bisnis co-living di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan sejalan dengan permintaan pasar dari Milenial yang juga meningkat bahkan di masa pandemi.

Survei Indonesia Property Watch (IPW) tahun 2020 menunjukkan sebanyak 47,4 persen milenial lebih memilih tinggal di coliving, 47,1 persen memilih tinggal di apartemen, dan sisanya memilih tinggal di kediaman keluarga atau saudara.

Hal ini menunjukkan bahwa prospek bisnis co-living maupun long-stay rental sangat besar dan memiliki kecenderungan untuk terus meningkat.

Proses Mudah dan Aman bagi Para Investor

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved