Berita Klaten Hari Ini

Jelang Puncak Sebar Apem Jatinom Klaten, Ribuan Warga Mulai Padati Lapangan Klampeyan

Para warga yang datang itu mengaku antusias untuk menyaksikan puncak perayaan sebar apem Yaa Qawiyyu yang bakal dilaksanakan, Jumat (16/9/2022).

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Ribuan warga mulai memadati Lapangan Klampeyan, Jatinom, Klaten, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ribuan warga yang berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta mulai memadati Lapangan Klampeyan yang berada di Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Para warga yang datang itu mengaku antusias untuk menyaksikan puncak perayaan sebar apem Yaa Qawiyyu yang bakal dilaksanakan, Jumat (16/9/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

Seorang pengunjung, Martoyo (51) mengaku sudah dua tahun tidak menghadiri sebar apem tersebut.

Pasalnya pada gelaran tahun 2020 dan 2021 sebar apem dilakukan secara terbatas.

Baca juga: 4 Ton Apem Bakal Disebar pada Puncak Tradisi Yaa Qowiyyu Jatinom Klaten

"Saya datang semalam, terus ikuti dzikir dan salawatan yang dipimpin Habib Syech," ujar warga asal Semarang saat Tribunjogja.com temui di Lapangan Klampeyan.

Ia menjelaskan, pada puncak apem tahun ini, pihaknya membawa istri dan dua anaknya.

"Semalam kita menginap di rumah saudara, ini pengelaman pertama bagi anak-anak setelah dua tahun pandemi," imbuhnya.

Warga lainnya, Sutomo (42) menyebut dirinya datang sejak pagi hari di Lapangan Klampeyan itu.

"Tadi pagi datang dan sudah 5 yahun nggak kesini karena sakit. Ini berhubung badan sudah sehat akhirnya ikut menyaksikan sebar apem," ucap warga asal Wedi, Klaten itu.

Sebelumnya, Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu menjelaskan 4 ton apem akan disebar pada para puncak acara itu.

Baca juga: Jelang Puncak Yaa Qowiyyu, Penjualan Apem di Jatinom Klaten Mulai Meningkat

Apem itu berasal dari sedekah masyarakat dan gunungan apem yang disediakan oleh pihak kecamatan dan panitia acara dari Pengelola Pelestari Peninggalan Kiyai Ageng Gribig (P3KAG).

"Sodakoh apem dari masyarakat ini tidak ada yang mengkomando tapi kesadaran mereka sendiri untuk berbagi, jadi diperkirakan sekitar 4 ton apem akan terkumpul untuk dibagikan," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya dari pemerintahan kecamatan juga menyiapkan gunungan apem dengan jumlah apem sebanyak 2.000 butir.

Ribuan apem itu pada Kamis (15/9/2022) alan dikirab dari kecamatan ke Masjid Gedhe dan inapkan di pendopo samping masji selama satu malam. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved