Berita Kota Magelang Hari Ini

Polemik Aset Pemkot Magelang dan TNI Rampung, Eks Mako Akabri Bakal Dijadikan Kantor Akademi TNI

Nantinya gedung Eks Mako Akabri tersebut bakal dijadikan sebagai kantor Akademi TNI di Magelang.

Tribun Jogja/ Nanda Sagita Ginting
Penampakan gedung Eks Mako Akabri yang digunakan sebagai kantor Pemkot Magelang, Kamis (15/09/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polemik kepemilikan aset tanah dan bangunan Eks Mako Akabri yang selama ini digunakan untuk perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang telah rampung.

Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko, mengatakan nantinya gedung Eks Mako Akabri tersebut bakal dijadikan sebagai kantor Akademi TNI di Magelang.

"Tetapi, nanti kita lihat lagi apakah untuk resimen taruna dasar atau lainnya. Karena kami kan masih ada juga kantor di Cilangkap (Jakarta Timur). Namun, kemungkinan besar sementara ini untuk kantor resimen dasar. Sebelumnya kantor resimen dasar ada di dalam Akademi Militer (AKMIL)," katanya saat bersilaturahmi ke kantor Wali Kota Magelang, Kamis (15/09/2022).

Ia memastikan, jika nantinya gedung Eks Mako Akabri itu dijadikan sebagai akademi TNI untuk resimen dasar, maka hanya digunakan untuk latihan biasa.

"Kalau untuk pendidikan resimen dasar,  kan hanya latihan biasa bukan seperti pendidikan lanjutan. Jadi, untuk latihan bisa dilakukan di daerah AKMIL maupun perhutanan, tidak ada di daerah perkotaan. Jadi, tidak akan menganggu," ujarnya.

Sementara itu, soal masa  tenggat waktu yang disepakati yakni menyerahkan aset gedung Eks Mako Akabri itu selama 5,5 tahun.

Ia meyakini, pihak Pemkot Magelang bisa berkomitmen dengan batas waktu tersebut.

"Tidak lah, tidak akan ada sanksi (jika lebih dari 5,5 tahun). Karena, kami yakin beliau-beliau di sini (Pemkot) sangat berkomitmen, syukur-syukur sebelum tiga tahun sudah selesai, itu berharap demikian," terangnya.

Di samping itu, persoalan gedung Wiworo Wiji Pinilih yang dihibahkan oleh TNI ke Pemkot Magelang, Ia mengatakan akan diberikan dengan segera, setelah administrasinya diselesaikan.

Begitupun dengan kendaraan-kendaraan TNI yang parkir di area gedung Wiworo Wiji Pinilih juga akan dipindahkan.

"Kami menunggu administrasinya selesai, yang jelas sebelum batas waktunya sudah kami serahkan. Secepatnya. Begitupun, dengan truk akan dipindahkan segera,"tuturnya.

Ia melanjutkan, setelah rampungnya masalah polemik aset itu, pihaknya pun dengan tegas  membersihkan segala atribut TNI dan plang penanda yang dulunya diletakkan depan gedung Eks Mako Akabri itu. 

"Tidak ada lagi plang-plang atau atribut TNI, sudah kami bersihkan untuk waktu 5,5 tahun ini,"urainya. 

Untuk ketahui, kesepakatan penyelesaian  polemik  aset itu tertulis dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Pemerintah Kota Magelang, tentang Penyerahan dan Penerimaan Hibah Tanah dan Bangunan di Kota Magelang, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (13/9/2022). (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved