PSIM Yogyakarta

Manajemen PSIM Yogyakarta Berpeluang Rombak Tim Pelatih Setelah Imran Nahumarury Diberhentikan

Susunan tim kepelatihan PSIM Yogyakarta berpeluang dirombak, selepas Imran Nahumarury diberhentikan

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Skuat PSIM Yogyakarta dalam uji coba terbuka lawan Nusantara United di Stadion Mandala Krida, Minggu (14/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Susunan tim kepelatihan PSIM Yogyakarta berpeluang dirombak, selepas Imran Nahumarury diberhentikan dari kursi pelatih Laskar Mataram.

Seperti diketahui, manajemen PSIM Yogyakarta telah mencopot Imran Nahumarury dari kursi pelatih lantaran hasil yang kurang memuaskan di tiga laga pertama Liga 2 2022 musim ini.

Manajer PSIM Yogyakarta, Farabi Firdausy, menyebut pihaknya akan mengakomodir kebutuhan pelatih anyar nantinya, termasuk susunan asisten pelatih di dalamnya.

"Yang jelas kami hormati keputusan head coach nanti, segala kemungkinan bisa terjadi. Kami paham bekerja harus dengan orang yang tepat. Yang jelas saya terimakasih dengan Coach Dwi dan Coach Sansan masih berkomitmen di sini," kata Farabi, Kamis (15/9/2022).

Untuk saat ini, pihaknya sedang melakukan pertimbangan siapa pelatih yang cocok menangani PSIM Yogyakarta dalam mengarungi lanjutan Liga 2 2022 musim ini.

"Kita dari manajemen tidak mau ambil langkah gegabah, meski saat ini kita sudah lakukan pendekatan komunikasi kepada beberapa kandidat," kata Farabi.

"Sejauh ini ada tiga kandidat, cuma itu masih bisa bertambah. Kandidat yang saat ini sudah ada dalam list kita tidak hanya dari Liga 2, bahkan ada yang memasukkan lamaran juga. Tapi kita harus lihat plus minusnya dulu," sambungnya.

Meski begitu, Farabi enggan menyebutkan siapa saja nama kandidat yang sedang diincar tim berjuluk Laskar Mataram tersebut, untuk merealisasikan misi PSIM Yogyakarta untuk promosi ke Liga 1 musim depan.

Saat ditanya apakah Erwan Hendarwanto masuk ke dalam radar kandidat pelatih anyar PSIM Yogyakarta, Farabi hanya menjawab kemungkinan itu bisa saja terjadi.

"(Soal Erwan) Mungkin saja bisa saja jadi salah satu kandidat, sayangnya Liga 2 tidak boleh pelatih asing ya. Kita maksimalkan nama-nama yang ada, sementara di lapangan komitmennya sama," kata pria yang dipanggil Abi tersebut.

"Semoga gantinya nanti bisa memainkan sepak bola PSIM butuhkan. Mengangkat pemain yang sudah ada saat ini," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved