Pemilu 2024

KPU Kulon Progo Berupaya Lakukan Pemetaan untuk Permudah Aksesibilitas Pemungutan Suara Difabel

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo berupaya memetakan para penyandang disabilitas di wilayahnya agar lebih mudah mengakses pelayanan

TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Politik, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kulon Progo, Hidayatut Toyyibah. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo berupaya memetakan para penyandang disabilitas di wilayahnya agar lebih mudah mengakses pelayanan pemilu 2024.

Melalui pemetaan, diharapkan bisa mendongkrak tingkat partisipasi difabel di Kulon Progo. 

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Politik, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kulon Progo, Hidayatut Toyyibah menyebut, saat ini, baru ada 4 jenis penyandang disabilitas yang terdapat di dalam peraturan komisi pemilihan umum (PKPU). 

Baca juga: Antisipasi Pungli di Sekolah, Ombudsman RI DIY Jelaskan Beda Pungutan dan Sumbangan

Data dari KPU Kulon Progo, jumlah penyandang disabilitas sebanyak 2.283 orang.

Meliputi tunagrahita 606 orang, tunadaksa 571 orang, tunarungu 344 orang, tunanetra 338 orang.

Sementara disabilitas lainnya berjumlah 422 orang.

Padahal, banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan saat pelaksanaan pemilu.

Selain tidak bisa datang langsung ke tempat pemungutan suara (TPS), kebutuhan masing-masing disabilitas juga berbeda. 

Untuk itu, pihaknya berupaya memetakan lebih luas jenis-jenis disabilitas di Kulon Progo.

Diharapkan bisa meningkatkan tingkat partisipasi pemilih difabel dari pemilu 2019 yang hanya di angka 42 persen. 

"Di internal, kami coba dorong (pemetaan disabilitas) untuk disampaikan ke KPU RI agar dipertimbangkan. Sehingga angka partisipasi disabilitas di Kulon Progo pada pemilu 2024 meningkat 60 persen," kata Ida, Kamis (15/9/2022). 

Dengan demikian, aksesibilitas mereka dalam tahapan pemungutan suara bisa disesuaikan dengan jenis disabilitasnya. 

Baca juga: Jam Tayang MU vs Sheriff Tiraspol Liga Eropa Malam Ini, Info Siaran TV dan Live Streaming

Terpisah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Kulon Progo, Irianta mencatat ada ribuan penyandang disabilitas yang berusia 17 tahun tersebar di 12 kapanewon.

Di antaranya Pengasih 517, Sentolo 516, Lendah 496, Panjatan 494, Galur 452 dan Kokap 447.

Kemudian Kapanewon Wates 402, Nanggulan 382, Temon 359, Samigaluh 316, Kalibawang 288 dan Girimulyo 244

"Total ada 4.913 difabel yang masuk usia pemilih per September," ucapnya. (Scp)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved