Liga 1

Kata Seto Nurdiyantoro Usai PSS Sleman Kalah 2-0 dari Persikabo 1973

Seto Nurdiyantoro menyebut kekalahan anak asuhnya dari Laskar Padjadjaran karena belum tampil konsisten sepanjang 90 menit laga berlangsung.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro saat memberikan keterangan pers seusai lawan Persikabo 1973, Kamis (15/9/2022) di Stadion Pakansari, Bogor. 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman menuai kekalahan dari Persikabo 1973 dalam lanjutan pekan kesepuluh BRI Liga 1 2022/2023, Kamis (15/9/2022) di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, menyebut kekalahan PSS Sleman dari Persikabo 1973 karena belum tampil konsisten sepanjang 90 menit laga berlangsung.

"Di babak pertama sudah kita coba mengantisipasi dengan mengubah formasi, skema yang digunakan hari ini di luar kebiasaan kita. Hampir sama dengan Persikabo, kita pasang tiga bek tengah," ujar Seto Nurdiyantoro dalam sesi jumpa pers seusai laga.

"Skema itu sempat meredam Persikabo sampai pertengahan babak pertama, tidak  ada peluang yang cukup berarti bagi mereka. Tapi setelah itu ada beberapa pemain kami tidak dalam kondisi baiknya. Di babak kedua kita coba mengubah formasi lagi harapannya bisa menyusul defisit gol, tapi hasil belum berpihak pada kita," sambungnya.

Pelatih asal Kalasan, Kabupaten Sleman ini mengungkapkan dalam pertandingan sore itu banyak kesalahan-kesalahan elementer yang dilakukan para penggawa PSS Sleman.

Untuk itu, Seto Nurdiyantoro tak ingin kesalahan serupa terjadi saat menjamu Persita Tangerang tanggal 29 September 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

"Dalam pertandingan tadi, ada kesalahan individu seperti salah passing. Itu yang perlu kita banyak ngobrol dengan pemain apakah masih ada beban, mudah-mudahan ke depan bisa diperbaiki. Semoga setelah ini punya banyak waktu untuk persiapan, dan bisa lebih baik," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, gelandang PSS Sleman, Manda Cingi mengatakan kekalahan di laga tandang ini harus segera dilupakan, dan fokus menatap laga berikutnya melawan Persita Tangerang.

"Yang pasti hasil ini bukan yang pemain mau, karena rekor tandang kita terpecahkan oleh persikabo. Semoga ke depan bisa lebih baik dengan evaluasi dan introspeksi masing-masing. Pertandingan berikutnya ada persiapan cukup lama, dan kita akan pergunakan sebaik-baiknya," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved