Berita Kriminal Hari Ini

Rekaman CCTV dan Sepatu Jadi Petunjuk Terungkapnya Pelaku Pencurian Kambing di Gunungkidul

Polres Gunungkidul mengamankan dua pelaku yang terlibat aksi pencurian kambing warga di 18 lokasi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri (kiri) menunjukkan barang bukti berupa sepatu merah milik pelaku pencurian kambing warga. Sepatu inilah yang jadi petunjuk terungkapnya pelaku pencurian. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul mengamankan dua pelaku yang terlibat aksi pencurian kambing warga di 18 lokasi.

Seorang pelaku berinisial CA (21) bertindak sebagai eksekutor pencurian, sedangkan T (25) sebagai penadah atau penjual kambing curian di Karanganyar.

Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan penangkapan CA sebagai pelaku berkat sejumlah bukti kuat yang dimiliki.

"Antara lain rekaman CCTV serta sepasang sepatu berwarna merah," jelas Edy dalam jumpa pers pada Rabu (14/09/2022).

Baca juga: Polres Gunungkidul Ringkus Pencuri Kambing Warga, Beraksi di 18 Lokasi

CA juga sedang mengenakan sepatu yang sama saat berkeliaran dengan sepeda motornya di kawasan Pasar Wotgalih, Kalurahan Pilangrejo, Nglipar.

Kebetulan di sana ada aparat Polsek Nglipar yang sedang patroli.

Menurut Edy, kecurigaan semakin menguat dengan perilaku CA serta karung yang dibawanya.

Apalagi saat dibuntuti, ia berusaha kabur, namun akhirnya berhasil diamankan aparat di sebuah perkampungan.

"Saat diperiksa, rupanya di dalam karung ada seekor kambing masih hidup dengan kondisi mulutnya dilakban," ujarnya.

CA sendiri saat itu juga membawa sebuah tas yang berisi pisau cutter dan lakban yang digunakan untuk membekap kambing curiannya.

Saat dimintai keterangan, ia mengakui sudah beraksi setidaknya di 18 lokasi dalam wilayah Gunungkidul .

CA beraksi dengan cara merusak kandang, lalu mengambil satu sampai dua ekor kambing di dalamnya.

Mulut kambing ditutup dengan lakban kemudian dimasukkan ke dalam karung.

"Kambing curian lalu dibawa ke T (25) di Karanganyar, Jawa Tengah, untuk dijual," jelas Edy.

Baca juga: Mengaku Datang ke Bantul untuk Jadi Rentenir, 3 Pria Asal Lampung Malah Curi HP dan Uang

Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro mengungkapkan bahwa CA merupakan mantan pegawai koperasi.

Kartu anggota koperasi miliknya pun juga digunakan sebagai modus.

Cara ini ia lakukan saat aksinya dilihat dan dicurigai warga.

Saat ditanya warga, ia akan mengaku sebagai anggota koperasi dan menunjukkan kartu tersebut.

"Lalu CA pura-pura akan menawarkan pinjaman, tapi kalau tidak ketahuan, kambing warga langsung ia ambil," kata Mahardian.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved