PSIM Yogyakarta

Manajemen PSIM Yogyakarta Tak Ubah Target, Optimis Masih Bisa Promosi ke Liga 1

PSIM Yogyakarta saat ini masih bertengger di peringkat 6 klasemen sementara Liga 2 2022 dengan perolehan 3 poin

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Skuat PSIM Yogyakarta dalam uji coba terbuka lawan Nusantara United di Stadion Mandala Krida, Minggu (14/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Manajemen PSIM Yogyakarta masih optimis dapat memenuhi target untuk promosi ke Liga 1 di akhir musim nanti.

Kendati saat ini Laskar Mataram, julukan PSIM Yogyakarta masih bertengger di peringkat 6 klasemen sementara Liga 2 2022 dengan perolehan 3 poin hasil tiga kali imbang di tiga laga yang telah dilakoni.

Hasil tersebut membuat PSIM Yogyakarta mendapat banyak kritik dari suporter setianya.

Walhasil, pelatih kepala, Imran Nahumarury yang bertanggung jawab dengan tim menyudahi kerja sama per tanggal 13 September 2022 kemarin.

Untuk saat ini manajemen PSIM Yogyakarta menunjuk asisten pelatih, Dwi Priyo Utomo sebagai caretaker atau pengganti pelatih sementara untuk melakoni laga melawan Bekasi FC pekan depan.

CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung Widagdo mengatakan hasil minor yang diraih dalam tiga laga terakhir tidak membuat target awal berubah.

Ia beralasan masih banyak pertandingan yang akan dilakoni tim untuk mendulang banyak poin.

"Dengan sudah menyelesaikan tiga pertandingan, dan kita 3 tiga poin, saya rasa masih bisa kita kejar.  Masih ada 15 pertandingan lagi pada babak penyisihan grup tengah. Masih banyak pertandingan dan masih panjang kompetisinya," kata Bima Sinung, Rabu (14/9/2022).

Menurut Bima Sinung, pihaknya telah menghitung berapa banyak minimal poin yang kira-kira perlu diraih PSIM Yogyakarya untuk lolos babak penyisihan grup, paling tidak di posisi dua besar.

"Semisaal di musim ini, pada babak penyisihan grup kita pasang target 40 poin. Dan saat ini kita baru mendapatkan 3 poin, maka jika di pertandingan kemarin kita di bawah target, maka ke depannya kita akan kejar di pertandingan selanjutnya untuk sebagai pengganti. Makanya, kita akan lihat di laga-laga selanjutnya," ungkapnya.

Bima Sinung menegaskan, dalam laga yang akan dilakoni tim berlogo Tugu Pal Putih tersebut akan dimaksimalkan untuk menjadi lumbung poin.

Dengan kondisi tersebut, maka penilaian kinerja tim dan juru racik akan semakin ketat.

"Jadi laga berikutnya harus dimaksimalkan tim sebagai pengganti poin yang hilang," tandasnya.(*)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved