Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Angkat Bicara Soal Dugaan Tim Sukses Masukkan Foto Calon Lurah Gilangharjo Bantul

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih akhirnya angkat bicara terkait dugaan ulah nakal tim sukses seorang calon Lurah Gilangharjo.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat acara Pembekalan dan Deklarasi Damai Calon Lurah di Gedung Mandala Sabha Pemkab Bantul, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih akhirnya angkat bicara terkait dugaan ulah nakal tim sukses seorang calon Lurah Gilangharjo, Kapanewon Pandak, yang memasukkan foto calon pada undangan BLT BBM, beberapa waktu lalu.

Abdul Halim Muslih mengatakan, kasus yang terjadi di Gilangharjo sudah mendapat teguran dari panitia Pilur kalurahan setempat. “Mereka sudah ditegur panitia dan katanya berjanji tak akan mengulangi,” ujar Bupati Bantul.

Baca juga: Bupati Bantul ABdul Halim Minta Para Calon Lurah Tidak Bikin Perpecahan, Jika Kalah Pilur

Baca juga: Sebanyak 21 Kalurahan di Bantul akan Gelar Pilur Serentak pada 25 September 2022

Bupati Abdul Halim Muslih secara tegas meminta, semua calon lurah harus siap menang dan kalah pada gelaran Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Bantul 2022, Minggu (25/9/2022) mendatang.

“Setiap calon harus siap atas realitas hasil yang ada nantinya. Sehingga, setelah pelaksanaan pilur selesai, semuanya berjalan seperti semula,” tandas Bupati Halim ketika memberikan pengarahan pada Pembekalan dan Deklarasi Damai Calon Lurah di Gedung Mandala Sabha Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bantul, Rabu (14/9/2022).

“Kami juga meminta calon lurah yang menang, jangan jemawa. Sebab, itu semua adalah awal dari jalannya tugas dan pengabdian yang diamanahkan dan harus dipertanggungjawabkan kelak. Saya harapkan pula, calon yang menang bisa merangkul pihak yang kalah untuk membangun kalurahannya masing-masing,” sambung Abdul Halim.

Bupati Bantul tidak ingin, setelah proses pilur selesai, masyarakat terpolarisasi berkepanjangan. “Budaya demokrasi seperti itu harus ditinggalkan dan menuju budaya demokrasi yang lebih modern. Budaya demokrasi kita harus bertransformasi menuju budaya lebih damai, tetap menjaga peseduluran, persahabatan, karena kita punya budaya gotong-royong yang harus kita terapkan dalam demokrasi pilur,” katanya.

Sekadar informasi, gelaran Pilur Serentak Bantul 2022 akan tampil berkompetisi 75 calon lurah dari 21 Kalurahan. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved