Berita Klaten Hari Ini

Penyaluran BLT BBM di Klaten Belum Merata, Bupati Sri Mulyani: Kami Siapkan Bantuan Bagi yang Belum

Penyaluran BLT BBM di Klaten itu menyasar sebanyak 120.290 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bersinar.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Bupati Klaten, Sri Mulyani, saat ditemui di Masjid Raya Klaten, Senin (12/9/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sudah mulai disalurkan sejak Kamis (8/9/2022) lalu.

Penyaluran BLT BBM di Klaten itu menyasar sebanyak 120.290 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bersinar.

Namun, masih ada warga berpenghasilan rendah yang mengklaim tak masuk dalam daftar penerima BLT BBM itu.

Sebaliknya, ada juga warga yang berekonomi menengah ke atas justru mendapat bantuan itu.

Seperti halnya di Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, dari 264 KPM yang menerima BLT BBM itu, ada beberapa warga yang ekonomi rendah belum mendapat bantuan.

"Datanya ini dari pusat, kami padahal sudah ajukan perbaikan data tapi masih data lama yang dipakai untuk bantuannya sehingga beberapa penerima tidak tepat sasaran," ujar Kepala Desa Jogosetran, Priyadi, saat TribunJogja.com temui di desa itu, Selasa (13/9/2022).

Ia mengaku tidak ingat secara pasti berapa KPM yang berekonomi baik menerima BLT dan berapa warga ekonomi rendah yang belum terima bantuan sosial itu.

"Masih ada beberapa, datanya saya nggak ingat, tapi kalau yang tidak tepat sasaran itu dia nggak mundur, tetap ambil bantuan," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan jika pihaknya telah menggelar rapat koordinasi terkait penyaluran BLT BBM di Klaten.

Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di daerah itu untuk melakukan pendataan bagi warga yang belum menerima BLT.

"BLT BBM sudah terdistribusi ke warga sejak tanggal 8 September, terus saya minta OPD terkait untuk data warga yang terdampak tapi belum tercakup di penerima Kemensos, itu kita cover pakai dana daerah," jelasnya.

Menurut Sri Mulyani, dirinya telah menyiapkan dana sekitar Rp10 miliar untuk warga yang belum menerima bantuan BLT BBM .

"Sekitar Rp10 miliar, ini ada dana (dana alokasi umum) DAU, bantuannya disisir bagi warga yang memenuhi kriteria, UMKM terdampak juga kita berikan, nominalnya menyamai BLT pemerintah ya," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved