Berita Klaten Hari Ini

Penolakan Kenaikan Harga BBM Meluas, Ormas di Klaten Gelar aksi Demo di Simpang Tugu Adipura

Aksi tolak kenaikan BBM itu melibatkan sekitar 400 massa yang berasal dari 16 organisasi dan komunitas.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Ratusan massa aksi saat menggelar aksi penolakan kenaikan BBM di Simpang Tiga Tugu Adipura di Jalan Pemuda, Klaten, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) di sejumlah wilayah di Indonesia terus meluas.

Kali ini sejumlah organisasi massa (ormas) di Kabupaten Klaten , Jawa Tengah menggelar aksi demo di Simpang Tugu Adipura Klaten yang berada di Jalan Pemuda, Selasa (13/9/2022).

Ratusan demonstran itu berkumpul di Monumen Juang 45 Klaten mulai pukul 09.00 WIB.

Kemudian, massa aksi mengelar long march menuju Simpang Tugu Adipura Klaten dan tiba sekitar pukul 10.02 WIB.

Baca juga: Sidak ke Pasar Darurat, Bupati Klaten Sri Mulyani : Harga Masih Stabil Pasca Kenaikan BBM

Para massa aksi juga terlihat membawa sejumlah spanduk hingga pamflet yang bertuliskan protes terhadap kenaikan BBM .

Perwakilan massa aksi, Nanang Nuryanto menjelaskan bahwa aksi tolak kenaikan BBM itu melibatkan sekitar 400 massa yang berasal dari 16 organisasi dan komunitas.

Ratusan peserta aksi terpaksa turun ke jalan karena menyuarakan keresahan yang dialami oleh masyarakat karena naiknya harga BBM .

"Pagi sampai siang ini Aliansi Laskar Islam Klaten serta segenap elemen yang ada mengadakan aksi menuntut pemerintah mengkaji dan menurunkan harga BBM yang jelas-jelas menyengsarakan rakyat," ujarnya saat ditemui di sela-sela aksi itu.

Ia mengatakan, naiknya harga BBM yang diputuskan oleh pemerintah pusat sangat tidak tepat karena ekonomi rakyat masih terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19.

Naiknya BBM , diklaim membuat ekonomi masyarakat kian sulit.

Baca juga: Polres Klaten Salurkan 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

"Kita habis badai pandemi langsung dihadapkan dengan kenaikan BBM  , lihatlah dampaknya di keluarga kita, tetangga kita yang menjerit, sayur satu kebutuhan baku sederhana juga mulai naik," ucapnya.

Ia menegaskan, jika tuntutan dari para massa aksi tak digubris oleh pemerintah pusat, pihaknya bakal kembali menggelar aksi serupa dengan mengerahkan masa yang lebih banyak lagi.

Pantauan TribunJogja.com di lapangan, massa aksi menggelar orasi terbuka di Simpang Tugu Adipura Klaten sekitar satu jam.

Setelah berorasi, perwakilan massa aksi menyerahkan surat pernyataan yang bertulis penolakan kenaikan BBM dari massa aksi ke Plt Sekretaris DPRD, Klaten Sip Anwar.

Selanjutnya membubarkan diri dengan tertib menggunakan sepeda motor dan mobil. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved