Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Cuaca Tidak Menentu, Keluhan Gejala Influenza di Yogya Meningkat

Fenomena penurunan tingkat kesehatan akibat pergantian musim, bisa diantisipasi masyarakat dengan memperkuat daya tahan tubuh.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Warga tengah menjalani pemeriksaan tekanan darah, di sela kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, di Graha Padmanaba, Kota Yogyakarta, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pergantian musim menuju penghujan yang mulai dirasakan sekitaran satu pekan terakhir di wilayah DIY, berdampak besar pada tingkat kesehatan warga masyarakat.

Alhasil, keluhan-keluhan terkait gejala influenza, mulai dari demam, batuk dan pilek, semakin meningkat.

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Prahesti Fajarwati, mengatakan, pihaknya memang tidak memiliki data spesifik terkait fenomena tersebut.

Hanya saja, jika dilakukan pengamatan di lingkungan penduduk, banyak sekali muncul keluhan mengenai kesehatannya.

Baca juga: DIY Dilanda Kemarau Basah, Dinkes DIY Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Ini

"Bisa jadi, ada kaitannya dengan pergantian musim, karena sekarang kan cuacanya menjadi tidak menentu. Siang panas, sore hujan, malam dingin," ungkapnya, di sela pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung di Graha Padmanaba, kompleks SMA N 3 Yogyakarta , Selasa (13/9/2022).

Tetapi, ia pun mengatakan, sejatinya fenomena penurunan tingkat kesehatan akibat pergantian musim, bisa diantisipasi masyarakat dengan memperkuat daya tahan tubuh.

Satu di antaranya terkait pola makan, dimana konsumsi buah dan sayur harus diseimbangkan, agar gizi terjaga.

"Itu yang kadang tidak diperhatikan. Sekarang ini, 97 persen warga DIY itu, konsumsi buah, serta sayurnya masih kurang. Padahal, usia dewasa setidaknya tiga porsi sayur dan dua porsi buah per hari, itu wajib," cetus Prahesti.

"Kemudian, aktivitas fisik juga kurang. Apalagi anak-anak muda, sekarang kan trennya mager, malas gerak. Maka dari itu, periksa kesehatan secara rutin sangat dibutuhkan, cek tensi, gula darah, dan sebagainya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua I Keluarga Besar Alumni Padmanaba, Triyanto mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan gratis ini digulirkan alumni SMA N 3 Yogyakarta, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80 Padmanaba.

Beberapa dokter dari berbagai latar belakang pun dihadirkan di sana.

Baca juga: Peringatan Cuaca BMKG Besok Rabu 14 September 2022: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin

"Ya, ada dokter umum, penyakit dalam, fisioterapi, hingga kandungan, kita datangkan. Meraka membuka praktek gratis, yang bisa dimanfaatkan masyarakat di Graha Padmanaba. Jadi, silakan warga tinggal datang," tambahnya.

Triyanto pun menjelaskan, bakti kesehatan dalam rangkaian lustrum Padmanaba tersebut telah diawali sedari Agustus lalu, dengan giat pemeriksaan mata untuk para pelajar di Yogyakarta.

Kemudian, dalam waktu dekat, pihaknya menggelar operasi katarak secara cuma-cuma.

"Kemarin Sabtu sudah kita lakukan skrining. Nanti, yang memenuhi syarat akan mendapat operasi gratis, ya, nggak dipungut biaya, untuk 80 pasien," ujar Triyanto.

Adapun cek kesehatan gratis di Graha Padmanaba ini, bisa diakses oleh masyarakat secara umum, 12-16 September, pada pukul 09.00-12.00 dan 15.00-18.00. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved