Berita Kecelakaan

Wanita di Sragen Tewas Setelah Ditabrak Bus dari Belakang, Lalu Dihantam Mobil dari Arah Berlawanan

Wanita muda bernama Diah (18) tersebut meninggal dunia setelah sebelumnya ditabrak sebanyak dua kali oleh bus dan kendaraan yang tidak dikenal.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TribunSolo.com/Dok PMI Sragen
Relawan PMI Kabupaten Sragen mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Sragen-Ngawi tepatnya di Depan SPBU Lemahbang, Sambungmacan ke RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SRAGEN - Seorang gadis muda asal Kecamatan Sambungmacan, Sragen meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Dukuh Lemahbang, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Sabtu (10/9/2022).

Wanita muda bernama Diah (18) tersebut meninggal dunia setelah sebelumnya ditabrak sebanyak dua kali oleh bus antar kota antar provinsi dan kendaraan yang tidak dikenal.

Saat kecelakaan, Diah membonceng teman prianya bernama Taufik.

Diah mengalami luka cukup parah di sekujur tubuhnya.

Korban meninggal dunia setelah mengalami luka pendarahan pada hidung dan telinga, cidera berat pada bagian kepala, lengan kanan patah, tangan kanan lecet, paha kiri patah.

Sementara Taufik mengalami patah tulang kaki dan langsung dilarikan ke RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mendapatkan perawatan medis.

Dikutip dari Tribunsolo.com, kecelakaan maut ini bermula saat korban membonceng Taufik dengan menggunakaan sepeda motor Suzuki Satria FU bernomor polisi AD-3735-MY.

Taufik dan Diah melaju dari arah barat ke timur atau arah Ngawi.

Di saat bersamaan, melaju bus Eka bernomor polisi S-7512-US yang dikemudikan oleh Mujiyono (42), warga Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta melaju ke arah timur.

Posisi bus Eka berjalan di belakang sepeda motor Suzuki Satria FU.

Baca juga: BERITA KECELAKAAN : Tabrakan Motor dan Mobil di Patuk Gunungkidul, Satu Orang Terluka

"Menjelang kejadian, sepeda motor hendak belok ke kanan atau arah selatan dan karena jarak bus Eka sudah dekat, diduga sopir bus Eka tidak bisa menguasai laju kendaraannya," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marviyanto seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Tribunsolo.com.

"Hingga akhirnya bus Eka membentur sepeda motor dari belakang," tambahnya.

Tak hanya sampai di situ, akibat benturan tersebut menyebabkan sepeda motor Suzuki Satria FU oleng ke kanan.

Dan dari arah berlawanan, yakni dari arah timur menuju barat melaju mobil tak dikenal.

"Akhirnya kendaraan tak dikenal tersebut juga membentur sepeda motor Suzuki Satria FU, dan setelah kejadian mobil tak dikenal tersebut langsung meninggalkan lokasi kecelakaan," terangnya.

Kecelakaan tersebut menyebabkan pembonceng sepeda motor Suzuki Satria FU yang merupakan seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia setelah mengalami luka pendarahan pada hidung dan telinga, cidera berat pada bagian kepala, lengan kanan patah, tangan kanan lecet, paha kiri patah.

Sedangkan pengendara sepeda motor berhasil selamat dan diopname di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, karena mengalami patah tulang pada kaki kanan, kaki kiri lecet serta tangan kanan lecet. (*)

 

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved