Berita Klaten Hari Ini

2.000 Anak dari 5 SD di Klaten Serentak Sikat Gigi Bersama

Pelaksanaan sikat gigi bersama merupakan bagian dari Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) tahun 2022.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Sejumlah siswa SD di Klaten saat mengikuti sikat gigi serentak, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 2.000 anak yang tersebar di lima Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Klaten serentak melakukan sikat gigi bersama.

Kegiatan itu bagian dari Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) tahun 2022.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten , Cahyono Widodo membuka acara pelaksanaan sikat gigi serentak, Jumat (9/9/2022) di SD Muhammadiyah Tonggalan.

Sebelum pelaksanaan sikat gigi bersama, para siswa SD diberikan penyuluhan dan edukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar oleh Dokter Gigi dari PDGI Cabang Klaten .

Baca juga: Belasan Calon Pengantin Bakal Ikuti Nikah Massal Gratis di Klaten

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo menyampaikan apresiasi kegiatan HKGN yang dilaksanakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia PDGI) Cabang Klaten .

Ia menyebut HKGN diperingati setiap tanggal 12 September dan tahun 2022 mengangat tema pulih bersama dengan senyum sehat Indonesia.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan akan membangun Indonesia dari segi kesehatan secara keseluruhan.

"Pemerintah berharap agar seluruh masyarakat dari berbagai kalangan mengetahui pentingnya dan menjaga kesehatan gigi dan mulut tak terkecuali anak-anak Sekolah Dasar yang sudah harus dibiasakan menjaga kesehatan gigi dan mulut," kata Cahyono.

Ketua PDGI Cabang Klaten , Siti Rachmawati Kurnianingsih menyebut 2.000 siswa SD yang melakukan sikat gigi bersama tersebar di lima Kawedanan atau lima sekolah.

Antara lain Kawedanan Gondang (SD Muhammadiyah Tonggalan), Kawedanan Delanggu (SDIT Program Khusus Muhammadiyah Delanggu), Kawedanan Pedan ( SDIT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas), Kawedanan Kota ( SDIT Hidayah Ngawen), dan Kawedanan Jatinom (SDIT An Najah Jatinom).

Baca juga: Faktor Cuaca dan Biaya Produksi Pengaruhi Penurunan Luas Tanam Tembakau di Klaten

Ia mengaku menerjunkan sejumlah 64 Dokter Gigi yang terbagi disetiap sekolah dan di SD Muhammadiyah Tonggalan ini ada sejumlah 17 Dokter.

"Kegiatan ini meliputi sikat gigi bersama dan edukasi penyuluhan pada anak Sekolah Dasar. Diharapkan dari kegiatan HKGN, anak-anak menjadi lebih paham tentang kesehatan gigi dan mulut dan menekan angka varies sekaligus membiasakan perilaku hidup berih dan sehat," paparnya.

Siswa SD Muhammadiyah Tonggalan, Muhammad Ridwan Artha Bratha (7) mengaku bersemangat mengikuti kegiatan sikat gigi bersama.

Artha sudah membawa sikat gigi, pasta gigi, dan gelas berkumur dari rumah.

Siswa kelas satu I A tersebut merasa tidak kesulitan mengikuti penyuluhan dan sikat gigi dengan cara yang baik dan benar. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved