Gunung Merapi
UPDATE Gunung Merapi 10 September 2022: Keluarkan 2 Kali Guguran Lava Pijar 2.000 Meter
Aktivitas Gunung Merapi hari ini terpantau mengeluarkan 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktivitas Gunung Merapi hari ini terpantau mengeluarkan 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya, Sabtu (10/10/2022).
Kondisi tersebut berdasarkan pengamatan periode 00:00-06:00 WIB.
Berdasarkan sumber KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) menjelaskan bahwa Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.
Baca juga: UANG MONCER TERUS! 6 ZODIAK Ini Akhir Pakan Makmur Bak Sultan Andara Sabtu 10 September 2022
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah.
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 17.7-19 °C, kelembaban udara 76-86.2 persen, dan tekanan udara 873.4-918.4 mmHg.
Aktivitas kegempaan yakni guguran jumlah 14, Amplitudo 3-20 mm, Durasi 56.9-191.2 detik.
Hybrid/Fase Banyak jumlah 19, Amplitudo 3-10 mm, S-P 0.4-0.5 detik, Durasi 5.3-7.9 detik.
Vulkanik Dangkal Jumlah 2, Amplitudo 75 mm, Durasi 10.4-19.5 detik.
Vulkanik Dalam Jumlah 22, Amplitudo 3-10 mm, S-P 0.3-0.7 detik, Durasi 6.7-12.4 detik.
Aktivitas Gunung Merapi masih di level III atau siaga.
Rekomendasi potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Baca juga: INFO BMKG DI Yogyakarta Prakiraan Cuaca Hari Ini Sabtu 10 September 2022, Ada Potensi Hujan Lebat
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (Kur)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Visual-Gunung-Merapi-10-September-2022.jpg)