Shafira Devi Herfesa, Pecatur Cilik Sleman Raih Dua Medali Emas Porda XVI DIY

Shafira Devi Herfesa, pecatur cilik Sleman sukses mempersembahkan dua Medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY 2022.

TRIBUNJOGJA.COM/ Taufiq Syarifudin
Shafira Devi Herfesa, pecatur Sleman yang meraih dia medali emas Porda XVI DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Shafira Devi Herfesa, pecatur cilik Sleman sukses mempersembahkan dua Medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY 2022.

Dalam ajang dua tahunan itu, Shafira menjadi yang terbaik di nomor catur kilat putri, di atas Ade Ajeng Tria Adila wakil Kota Yogyakarta yang meraih medali perak, dan Bintang Permata Hati wakil Bantul peraih medali perunggu.

Kemudian Shafira kembali mengulang kesuksesannya pada catur standar dengan meraih Medali emas, sementara medali perak diamankan Astiti Fatikhah asal Kota Yogyakarta, dan Felicia Adventa asal Bantul yang meraih medali perunggu.

Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, PKS Kota Yogyakarta Turun ke Jalan Bareng Elemen Masyarakat 

"Dua Medali Emas yang saya raih ini memang sudah target saya dari awal. Senang sekali karena target ini bisa tercapai," kata Shafira kepada Tribun Jogja tempo hari.

Siapa sangka, Shafira ternyata sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan bergengsi level nasional maupun internasional.

Bahkan tahun 2021 lalu Shafira mengunci juara 1 di turnamen catur online dunia, The Queens Online Individual Blitz category d.

Ingin Jadi Grand Master

Sharifa Devi Herfesa punya cita-cita untuk meraih gelar grand master secepat mungkin.

Hal itu tentu tidak mustahil jika melihat potensinya saat ini yang cukup mumpuni.

"Cita-cita tertinggi di catur pasti ingin jadi grand master. Kalau ditanya pas umur berapa, pastinya secepatnya," tegasnya.

Di tarik ke belakang, Shafira be

rcerita jika kegemarannya bermain catur karena dikenalkan sang ayah, Erliyanto saat menginjak umur 3 tahun.

Saat itu pula Shafira punya tekad untuk fokus menekuni olahraga catur.

Baca juga: Bersiap untuk Kejutan dari Gojek dan BTS bagi Pengguna di Indonesia

Tak Gentar Lawan yang Lebih Tua

Dalam ajang Porda XVI DIY 2022 ini, Shafira boleh dibilang adalah peraih Medali emas termuda. Di umurnya yang baru 13 tahun, ia harus melawan pesaingnya yang lebih senior.

Kendati begitu, Shafira mengatakan tak pernah ragu walaupun sang lawan lebih tua atau lebih senior darinya.

"Gugup pertama pasti ada, tapi setelah di depan papan catur saya fokus sama diri saya sendiri. Tidak perlu pedulikan yang lain," tandasnya. (tsf)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved