Ratu Elizabeth II Meninggal

Ini yang Akan Terjadi di Inggris Selama 10 Hari Berkabung Pasca-Wafatnya Ratu Elizabeth II

Dalam hari berkabung nasional selama 10 hari setelah Ratu Elizabeth II wafat, ini yang akan terjadi di Inggris

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Instagram @theroyalfamily
Ratu Elizabeth II bersama dengan The Prince of Wales and The Duchess of Cornwall 

Tribunjogja.com - Inggris berduka. Ratu Elizabeth II wafat di usia 96 tahun pada Kamis (8/9/2022) di Kastil Balmoral.

Sesaat sebelum sang kepala Kerajaan Inggris meninggal, semua anak Ratu Elizabeth II berkumpul di Kastil Balmoral, Skotlandia, tempat sang ratu diawasi oleh para dokter pada Kamis (8/9/2022).

Wafatnya pemimpin monarki terlama di Inggris ini akan membuat Pangeran Charles (73), sang pewaris takhta sejak usia tiga tahun, naik takhta menjadi raja.

Ratu Elizabeth II meninggal dunia
Ratu Elizabeth II meninggal dunia (Twitter @RoyalFamily)

Pengumuman resmi naiknya Chalers menjadi raja ini akan dilakukan di Istana St James di London sesegera mungkin.

Hari kematian ratu yang memerintah Inggris selama 70 tahun ini disebut dengan kode D-Day, dilansir dari The Sun.

Sedangkan wafatnya Sang Ratu, disebut dalam sandi rahasia bernama London Bridge is Down.

London Bridge is Down adalah kode yang akan disampaikan dari telinga ke telinga siapa saja yang berkepentingan akan kabar ini, mulai dari keluarga hingga pemegang kepemimpinan tepat di bawah ratu.

Dikutip dari NDTV, London Bridge is Down akan mengawali serangkaian Operation London Bridge. Yaitu protokol yang disusun sejak tahun 1960-an, mengalami perubahan dari tahun ke tahun menyesuaikan keadaan, yang dieksekusi ketika Ratu Elizabeth II meninggal dunia.

Lantas apa yang akan terjadi selanjutnya? Dalam hari berkabung nasional selama 10 hari, ini yang akan terjadi:

1. D+1 (hari berkabung pertama)

Ini adalah hari berkabung pertama, selepas ratu meninggal di hari sebelumnya. Di hari ini Dewan Kenaikan atau Accencion Council akan melakukan pertemuan di St James's Palace untuk merencanakan kenaikan takhta Pangeran Charles.

Ratusan orang akan diundang, termasuk para perdana menteri.

Charles akan mengambil sumpah jabatan yang telah diambil oleh setiap raja sejak George I pada tahun 1714. Salinan sumpah yang ditandatangani kemudian dikirim ke pencatat resmi.

Proklamasi yang menandai aksesi raja kemudian dibacakan dari balkon di atas Friary Court di St. James's Palace yang juga disertai dengan salut senjata.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved