Berita Bisnis Terkini

BSI Sabet 2 Penghargaan dari Alpha South East Asia

Penghargaan Islamic Finance Awards 2022 diraih BSI untuk kategori Best Islamic Finance Bank dan Best Islamic Retail Bank.

istimewa
Logo BSI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ( BSI ) mendapat dua penghargaan dari media Alpha South East Asia .

Alpha Southeast Asia adalah majalah investasi institusional pertama dan satu-satunya yang berfokus pada Asia Tenggara. 

Penghargaan Islamic Finance Awards 2022 diraih BSI untuk kategori Best Islamic Finance Bank dan Best Islamic Retail Bank.

Direktur Keuangan dan Strategi BSI , Ade Cahyo Nugroho mengatakan pengakuan dari lembaga independen berskala internasional tersebut semakin mengukuhkan keunggulan BSI dalam menyediakan layanan perbankan syariah dan pembiayaan retail banking terbaik di Indonesia.

Baca juga: QRIS BSI Bisa Digunakan di Thailand

"Alhamdulillah penghargaan ini akan menjadi penyemangat bagi kami untuk semakin memberikan layanan terbaik di berbagai sektor. Sehingga layanan jasa perbankan syariah semakin dinikmati seluruh kalangan dan dapat menjadi penopang perekonomian Indonesia ke depan,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (09/09/2022). 

Ia menerangkan bank yang didorong oleh pemerintah menjadi lokomotif industri keuangan syariah itu mampu membukukan laba bersih Rp2,13 triliun atau tumbuh 41,31 persen secara tahunan pada kuartal II/2022.

Pencapaian positif tersebut didukung oleh pembiayaan yang tumbuh dan sehat.

Secara keseluruhan, pembiayaan BSI mencapai sebesar Rp191,29 triliun atau naik sekitar 18,55 persen yoy. 

Pertumbuhan pembiayaan terbesar yang menyokong kinerja positif itu di antaranya segmen mikro naik 31,13 persen, pembiayaan konsumer tumbuh 21,66 persen, pembiayaan wholesale tumbuh 20,34 persen, pembiayaan kartu naik 22,87 persen dan gadai emas tumbuh 20,07 persen.

Baca juga: BSI Kenalkan Tabungan Wadiah untuk Layanan Keuangan Syariah

"Raihan ini juga didukung NPF Nett sekitar 0,74 persen. Di sisi lain kinerja solid dan sehat ditunjukan pula dari segi aset yang tumbuh sebesar 12,46 persen secara yoy menjadi Rp277,34 triliun. Sementara rasio kecukupan modal atau cash coverage perusahaan meningkat signifikan menjadi 157,93 persen,"terangnya. 

BSI pun konsisten meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dengan membaiknya biaya operasional (BOPO) menjadi 74,50 persen.

Menurut Cahyo, dengan kinerja yang ditorehkan BSI , bank syariah dapat masuk dalam peringkat 10 bank terbesar di Indonesia. 

"Hal ini merupakan perkembangan yang sangat positif bagi industri keuangan syariah di dalam negeri. Sehingga menjadi representasi dari Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbanyak di dunia," imbuhnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved