Berita Kriminal Hari Ini

Polisi Sita 523 Botol Miras Ilegal dari 13 Wilayah Klaten, Penjual Terancam Hukuman 3 Bulan Penjara

Ratusan botol miras berbagai merek itu disita Satuan Samapta Bhayangkara (Satsabhara) Polres Klaten dari 13 titik lokasi.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Wakapolres Klaten, Kompol Sumiarta (satu kiri) dan PJU Polres Klaten saat memamerkan barang bukti miras ilegal saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jajaran Polres Klaten menyita ratusan botol minuman keras ( miras ) yang diperjualbelikan secara ilegal atau tak berizin di wilayah hukumnya selama Bulan Agustus 2022.

Ratusan botol miras berbagai merek itu disita Satuan Samapta Bhayangkara (Satsabhara) Polres Klaten dari 13 titik lokasi.

Wakapolres Klaten , Kompol Sumiarta menjelaskan bahwa pengungkapan penjualan miras ilegal itu berawal dari laporan masyarakat.

Sehingga, demi menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, pihak kepolisian melakukan pengecekan di lapangan.

Baca juga: Minimarket di Jogonalan Klaten Diacak-acak Maling, Rokok hingga Brankas Ikut Diembat

"Penindakan ini terjadi selama bulan Agustus 2022 di 13 lokasi dengan jumlah total 523 botol miras," ujarnya konferensi pers di Mapolres Klaten , Kamis (8/9/2022).

Menurut Kompol Sumiarta, para penjual miras ilegal itu diduga melanggar Perda nomor 12 tahun 2013 pasal 42 huruf c Jo pasal 54 ayat 1 perkara penjualan miras dengan ancaman kurungan penjara 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta.

Untuk mengelabui petugas, para pelaku memiliki modus transaksi penjualan minuman keras itu dengan cara cash on delivery (COD).

"Para pelaku penjual miras ilegal tersebut bukan hanya pemain lama atau residivis, namun ada juga pemain baru," sebutnya.

Baca juga: Satlantas Polres Klaten Tilang 300 Sepeda Motor dengan Knalpot Brong

Ratusan miras yang disita itu berasal dari 13 penjual, dimana 10 di antaranya sudah masuk meja hijau dan 3 perkara lainnya sedang diproses sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Klaten , Iptu Edris Prayitno menambahkan banyaknya penindakan miras ilegal pada Agustus kemarin diduga karena mulai maraknya kegiatan di tengah masyarakat.

"Karena sekarang banyak kegiatan ya, kita operasi ini banyak barang dari luar juga, ini tipiring," ucapnya.

Adapun berbagai merek miras ilegal yang disita mulai dari bir, anggur merah, vodka hingga ciu. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved