Berita Magelang Hari Ini

Pemkab Magelang Gelar Pelatihan LPRB dan Pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menggelar apel Kesiapsiagaan dan Pelatihan lembaga pengurangan risiko bencana (LPRB) desa se-Kecamatan Borobudu

dok Humas Pemkab Magelang
Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Pelatihan LPRB Desa Se-Kecamatan Borobudur sekaligus mengukuhkan pengurus FPRB Kecamatan Borobudur, di Pasar Tani Morosuko, Desa Tegalarum, Borobudur, Kamis (8/9/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menggelar apel Kesiapsiagaan dan Pelatihan lembaga pengurangan risiko bencana (LPRB) desa se-Kecamatan Borobudur sekaligus mengukuhkan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) di Pasar Tani Morosuko, Desa Tegalarum, Borobudur, Kamis (8/9/2022).

Asisten Adminitrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis menyampaikan bahwa secara geografis, geologis, hidrologis, dan demografis Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah rawan bencana yang disebabkan oleh faktor alam, non alam dan manusia.

Baca juga: Ketua DPRD DIY Nuryadi Dukung Penuh Pembangunan Grha Pers Pancasila

"Untuk itu perlu dilakukan upaya penanggulangan resiko bencana secara sistematis melalui berbagai kegiatan guna mengurangi ancaman serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana,"ujarnya pada Kamis (08/09/2022).

Selaras dengan hal tersebut, berdasarkan Surat Edaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1 Tahun 2021 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana.

Serta mengoptimalkan sinergitas dalam penyelenggaraan penanggulangan kebencanaan telah terbentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kecamatan Borobudur periode 2022-2025 sebagaimana telah ditetapkan dengan SK Camat Borobudur tanggal 7 September 2022. 

"Untuk itu, penyelenggaraan apel kesiapsiagaan kebencanaan ini bertujuan sebagai upaya pencegahan mitigasi dalam menghadapi ancaman bencana alam dan non alam serta dampak lainnya," timpalnya.

Ia berharap dengan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Kebencanaan ini masyarakat menjadi lebih siap dan kompak serta bersama-sama, bergotong-royong dalam menghadapi kebencanaan dan dampak yang diakibatkannya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono menjelaskan, apel pengukuhan FPRB se-Kecamatan Borobudur ini dalam rangka untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi baik musim Kemarau ataupun musim penghujan. 

Nantinya FPRB ini dikondisikan sebagai pasukan terdepan khusunya dalam hal penanggulangan bencana seperti tanah longsor maupun angin puting beliung. 

"Kami berharap FPRB ini nantinya bisa menyentuh kecamatan-kecamatan yang lainnya" ungkapnya.

Baca juga: Semua Anak dan Cucu Temani Ratu Elizabeth II di Puri Balmoral Skotlandia

Sedangkan Untuk jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pengukuhan FPRB ini sebanyak 300 yang terdiri dari desa-desa yang ada di Kecamatan Borobudur. 

Ia mempunyai harapan besar terhadap FPRB yang baru saja dikukuhkan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai kegiatan kebencanaan. 

Ia menambahkan adanya ancaman atau potensi bencana yang sering terjadi di Kecamatan Borobudur seperti tanah longsor, angin kencang atau angin puting beliung ini harus segera diantisipasi.

"Karena kejadian laka tanah longsor di Kecamatan Borobudur sudah sering terjadi dan kita harus memprioritaskan pengetahuan yang cukup kuat," pungkas, Edi. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved