Berita Magelang Hari Ini

KEBAKARAN Sebuah Pabrik Briket di Mertoyudan Magelang , Api Diduga Berasal dari Ruang Oven

Pemadam Kebarakan (Damkar) Kabupaten Magelang berhasil mejinakan api yang membakar sebuah pabrik briket  aang tempurung kelapa di Jalan Mayor Unus

istimewa
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten magelang saat berusaha memadamkan api dinihari tadi, Rabu (07/09/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemadam Kebarakan (Damkar) Kabupaten Magelang berhasil mejinakan api yang membakar sebuah pabrik briket  aang tempurung kelapa di Jalan Mayor Unus, Dusun Soroyudan, Desa Jogonegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, pada Rabu (07/09/2022).

Diketahui api mulai membakar bangunan pabrik berasal dari ruangan oven, sekitar pukul 00.26 WIB dinihari.

Baca juga: CATAT, Satu Arah Jalan Gambiran Kota Yogya Hanya Berlaku Khusus Mobil Mulai 13 September 2022

"Saksi mencium adanya kayu yang terbakar, setelah dicek sudah ada asap di dalam ruangan oven keempat. Kemudian muncul api, lalu saksi mengambil apar dan memadamkan api dengan apar ,tapi api tidak padam dan semakin membesar. Saksi pun melapor ke kantor pemadam kebakaran," ujar Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang Wisnu Harjanto saat dikonformasi pada Rabu (07/09/2022).

Ia menambahkan, memadamkan api yang sudah mulai membesar membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Dengan mengerahkan  lima unit mobil pompa, dua tangki suplai, unit rescue, dan unit ambulans.

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Digegerkan Temuan Kerangka Manusia Terkubur di Kragilan Godean Sleman

"Kami mulai menangani api pada pukul 00.39 WIB, dan selesai pada pukul 02.08 WIB. Dari kejadian ini, kami berhasil menyelematkan tiga ruang oven, ruang bagian cetak (produksi), cafe and resto, serta 10 rumah yang berdekatan dengan TKP," ungkapnya.

Adapun, atas kejadian ini, ia mengatakan, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, hanya sebatas kerugian material saja.

"Tidak ada korban jiwa, 50 orang pekerja pabrik berhasil selamat. Sedangkan, untuk kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta," tutupnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved