Amalan agar Orangtua Memiliki Anak yang Saleh dan Berilmu Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW

Seorang anak yang saleh yang mendoakan kedua orang tuanya menjadi salah satu amalan yang terus mengalir untuk kedua orang tuanya hingga di alam kubur.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN KALTIM/AZHAR SRIYONO
ILUSTRASI - Mencari Ilmu 

TRIBUNJOGJA.COM - Memiliki seorang anak yang saleh salehah, berbakti kepada kedua orang tua dan pastinya berilmu merupakan dambaan bagi semua orang tua.

Karena selain memiliki derajat atau kedudukan tinggi dan dimuliakan oleh orang lain.

Tujuan utama orang yang berilmu ialah mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.

Salah satu tolak ukur keberhasilan mendidik seorang anak juga ditandai dengan seberapa banyak ilmu yang didapat dan dimanfaatkan oleh sang anak.

Baik ilmu yang diajarkan oleh kedua orang tuanya maupun diluar rumah seperti di sekolah.

Memiliki seorang anak yang berbakti dan berilmu juga menjadi investasi akhirat bagi kedua orang tua.

Seorang anak yang saleh yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya menjadi salah satu amalan yang terus mengalir untuk kedua orang tuanya hingga di alam kubur.

Berikut hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi,

إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية، وعلم ينتفع به، وولد صالح يدعو له. رواه مسلم

Artinya: ( Jika anak cucu Adam mati maka semua amal perbuatannya terputus kecuali tiga hal.

Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya, HR. Muslim ).

Lalu, bagaimana amalan atau kiat-kiat agar memiliki seorang anak yang berilmu?

Seperti yang dilansir dari laman resmi sanadmedia.com, Syekh Az-Zarnuji dalam kitabnya, Ta’lim Muta’allim menjelaskan kiat-kiat kepada kita, ihwal supaya memiliki seorang anak yang alim (berilmu).

Beliau menyatakan :

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved