Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Penjelasan JPU Terkait Vonis Hukuman Penjara 8 Tahun bagi Pembunuh Pelajar SMP di Grabag Magelang

Vonis didasari atas kasus pidana yang melibatkan terdakwa anak karena diatur dalam Undang-Undang dinyatakan anak berusia di bawah 18 tahun.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Terdakwa anak IA saat menjalani sidang vonis atas kasus pembunuhan berencana di ruang sidang PN Mungkid, Kabupaten Magelang, Selasa (06/09/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang , Toto Harmiko memberika penjelasan terkait soal vonis hukuman penjara selama 8 tahun yang dijatuhkan kepada IA (15), terdakwa pembunuhan berencana terhadap  WHS (13), pelajar SMP di Grabag, Kabupaten Magelang .

Ia mengatakan, vonis tersebut didasari atas  kasus pidana  yang melibatkan terdakwa anak.

Karena, diatur dalam Undang-Undang dinyatakan anak berusia di bawah 18 tahun termasuk kategori anak.

"Terdakwa IA ini masih dibawah 18 tahun. Hal ini dikatakan, anak ketika usia di bawah 18 tahun maka diatur dalam Undang-Undang sistem peradilan anak. Jadi, Undang-Undang sudah mengatur tata cara pemberian hukuman antara dewasa dan anak,"ucapnya saat ditemui di kantornya, pada Selasa (06/09/2022).

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Pelajar SMP di Grabag Magelang Divonis Hukuman 8 Tahun Penjara

Ia melanjutkan, ketika masuk ke dalam sistem peradilan anak, maka proses peradilannya pun sesuai dengan statusnya terdakwa. 

Yang mana proses peradilan ini termasuk pemberian hukumannya  juga sudah ditentukan bagi terdakwa anak.

"Di Undang-Undang sistem peradilan anak, di sini pemberian hukuman anak dibagi  beberapa yakni pidana pokok dan pidana bersyarat. Bentuknya, bisa dikembalikan ke orang tua, lembaga rehab, maupun penjara. Penjara merupakanhukuman yang diberikan  terakhir jika anak sudah melalukan tindak kejahatan yang sudah keterlaluan. Termasuk kepada terdakwa IA," tuturnya.

Namun kembali lagi, ungkap Toto, dalam Undang-Undang peradilan anak, berapa lama hukuman penjara anak juga sudah diatur.

Terdapat dalam pasal 81 ayat 4 , anak yang dipidana penjara yg dapat dijatuhkan pada anak paling lama setengah dari maksimum ancaman pidana bagi orang dewasa. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved