Breaking News:

Paralimpian Gunungkidul Juara Umum Para Angkat Berat Peparda DIY 2022

Salah satu medali emas Gunungkidul dipersembahkan oleh paralimpian andalannya, Sutiayah yang turun di kelas 50 kilogram putri.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. NPC DIY
Paralimpian angkat berat Gunungkidul, Sutiayah, bersama Ketua NPC DIY saat memenangi medali emas Peparda DIY, Minggu (4/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kontingen Paralimpian Gunungkidul sukses menjadi juara umum cabang olahraga para angkat berat ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022, Minggu (4/9/2022).

Sebagai informasi cabor para angkat berat digelar di Gedung Serbaguna Kalurahan Condong Catur, Sleman.

Di sana Tim Gunungkidul mendominasi dengan merebut empat medali emas dari delapan kelas yang digelar.

Salah satu medali emas Gunungkidul dipersembahkan oleh paralimpian andalannya, Sutiayah yang turun di kelas 50 kilogram putri.

Tak hanya itu, dalam ajang ini ia sukses memecahkan rekor angkatannya.

“Tadi kan tidak ada musuh, kelas lainnya juga, jadi kita kejar limit angkatan. Ternyata yang sampai limit baru kelas saya, kalau limit saya 67 kilogram, tapi saya bisa mengangkat 75 kilogram,” katanya.

Medali emas lainnya dari Gunungkidul dipersembahkan Untung Subagyo di kelas +65 kg, Sumarwan di kelas +54 kg, dan Supriyadi di kelas +49 kg. Kontingen Gunungkidul sendiri mengirimkan tujuh atlet di ajang ini yang terbagi menjadi empat atlet putra dan tiga atlet putri.

Penanggungjawab cabor para angkat berat, Atok Suhartatok mengatakan total ada 32 atlet dari seluruh kabupaten dan kota di DIY.

Jumlah ini meningkat pesat dibandingkan dengan ajang Peparda sebelum-sebelumnya yang menurutnya tidak terlalu banyak pesertanya.

Alhamdulillah banyak atlet dari semua kabupaten kota ada atletnya, ada wakilnya,” kata Atok.

Gunungkidul menurutnya memang memiliki jumlah atlet yang terbanyak di cabor ini dibandingkan daerah lain di DIY.

Bahkan sebagian di antaranya juga masuk dalam pemusatan latihan daerah (Pelatda). 

Selain Gunungkidul sementara itu empat kabupaten dan kota di DIY lainnya sama-sama berbagi satu medali emas di cabor ini.

Mereka yakni Niman dari Bantul, Susanto dari Sleman, Tri Cahyu dari Kulon Progo, dan Faris Fadli dari Kota Yogyakarta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved