Mukhlasin Ahmad Sumbang 2 Medali Cabor Berkuda Porda DIY 2022 untuk Kota Yogyakarta

Mukhlashin Ahmad membawa pulang satu medali emas di nomor dressage preliminary, dan satu medali perak di nomor dressage elementary

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin
Mukhlasin Ahmad, atlet berkuda Kota Yogyakarta yang meraih medali emas nomor dressage, Sabtu (4/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN -  Atlet berkuda Kota Yogyakarta, Mukhlashin Ahmad sukses menyumbang dua medali di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DI Yogyakarta, Sabtu (3/8/2022).

Dalam perlombaan yang digelar di Araya Stable, Sayegan, Sleman tersebut, Mukhlashin Ahmad membawa pulang satu medali emas di nomor dressage preliminary, dan satu medali perak di nomor dressage elementary.

Di nomor prelimiary, Mukhlasin yang tampil bersama kuda, Tosca Junior sukses mengungguli atlet Sleman, Agnes Pradipta Dyah Agriphani yang meraih medali perak. Sementara itu medali perunggu diamankan Bantul Ivander Ahmad Khlafani.

Akan tetapi, pada nomor elementary Mukhlasin harus puas meraih medali perak karena diungguli atlet Bantul, Ivander Ahmad Khlafani yang menunggangi kuda, Balboa.

Sedangkan medali perak diraih Meirisya Kimi Humaira, wakil Kota Yogyakarta yang menunggangi Bold Boy.

Seusai perlombaan, Mukhalsin mengaku tidak pernah menyangka bisa mendapat dua medali sekaligus.

"Tidak diprediksi, karena lawan bagus. Bismillah saja, saya berusaha kasih yang terbaik buat Kota," kata atlet yang dipanggil Acink itu kepada Tribun Jogja.

Kendati begitu, Acink memang punya ambisi untuk merengkuh gelar juara di Porda 2022 ini.

Tentu menurutnya tidak mudah untuk meraih podium karena pesaingnnya adalah atlet-atlet yang juga punya pengalaman.

"Kalau target pastinya saya punya ambisi. Karena tanpa ambisi untuk menang, saya mungkin tidak akan sampai di podium. Usahanya pasti dibarengi dengan latihan setiap hari," katanya.

Selain usaha keras, salah satu faktor penting yang menurut Acink dapat menetukan dapat atau tidaknya medali adalah keberuntungan.

"Di kuda olahraga itu faktor luck sangat berpengaruh. Selain latihan keras. Tapi keberuntungan juga datang ketika kita sudah berusaha, dan berlatih sungguh-sungguh," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved