Berita Bisnis Terkini

ISEI Yogyakarta Dorong Pemerintah Naikan Tarif Ojol

Sektor yang paling terdampak akan kebijakan kenaikan BBM adalah transportasi.

ist
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia ( ISEI ) Yogyakarta mendorong perintah segera menaikkan tarif ojek online .

Apalagi pemerintah telah resmi menaikkan harga BBM subsidi, satu di antaranya Pertalite . 

Sekretaris ISEI Yogyakarta , Y. Sri Susilo mengatakan sektor yang paling terdampak akan kebijakan kenaikan BBM adalah transportasi.

Driver ojek online tentu menjadi satu di antaranya, sebab mayoritas memanfaatkan Pertalite untuk bahan bakar kendaraan. 

Baca juga: Harga BBM Naik, Komunitas Ojol di DIY Desak Aplikator Naikkan Tarif 

"Transportasi adalah sektor yang paling terdampak dengan kenaikan BBM , apalagi ojol yang setiap hari pakai Pertalite, pasti terdampak sekali. Tentu diperlukan stimulus-stimulus, seperti kenaikan tarif," katanya, Minggu (04/09/2022). 

Menurut dia, kenaikan BBM juga bakal diikuti dengan kenaikan kebutuhan pokok.

Tidak dimungkiri juga bakal terjadi kenaikan pada sektor barang dan jasa yang menggunakan transportasi

Terpisah, Ketua Paguyuban Gojek Driver Jogjakarta (Pagodja), Agus Sugito mengaku kecewa atas kebijakan yang dirasa mendadak tersebut.

Para driver masih kecewa lantaran tarif ojol ditunda, namun driver terpaksa menelan pil pahit atas kebijakan kenaikan harga BBM

"Dan kami masih merasakan kekecewaan yang mendalam atas ditundanya pelaksanaan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022, ini kok malah ditambah kecewa lagi dengan naiknya harga BBM bersubsidi secara tiba-tiba,"ujarnya. 

Baca juga: Ekonom Sebut Transportasi Adalah Sektor Paling Terdampak Kenaikan BBM Subsidi

Menurut dia, pemerintah sebagai pelayan rakyat seharusnya memperhatikan jeritan rakyat yang belum merasakan hidup layak, bukan malah menambah penderitaan rakyat. 

Kenaikan harga BBM bukanlah solusi bagi driver ojek online .

Pihaknya pun tidak setuju akan kebijakan kenaikan harga BBM tersebut. 

Ia pun mendesak agar pemerintah untuk segera menaikkan tarif ojek online sesusai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 yang telah diperbarui dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 580 Tahun 2022

"Berikan sanksi tegas bagi perusahaan aplikasi (aplikator) yang tidak patuh dalam pelaksanaan keputusan menteri tersebut,"imbuhnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved