Berita Klaten Hari Ini

75 Kebakaran Terjadi Sepanjang Januari-Agustus di Klaten, Ini Penyebab Utamanya

Kebakaran didominasi oleh pembakaran sampah 23 kasus, korsleting listrik 13 kasus, selang tabung LPG 11 kasus dan penyebab lainnya.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Petugas Damkar saat melakukan pendinginan di aula kantor Desa Gondangan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten yang terbakar, Selasa (31/5/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Puluhan peristiwa kebakaran terjadi sejak Januari hingga Agustus 2022 di Kabupaten Klaten , Jawa Tengah.

Puluhan peristiwa kebakaran ini, penyebabnya didominasi oleh pembakaran sampah dan korsleting listrik.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP dan Damkar Klaten , Sumino mengatakan jika pihaknya mengatasi sebanyak 75 peristiwa kebakaran sejak Januari-Agustus 2022.

"Sejak Januari hingga akhir Agustus terdapat 75 peristiwa kebakaran yang ditangani Damkar Klaten ," ujarnya pada TribunJogja.com , Minggu (4/9/2022).

Baca juga: Ditinggal Penghuni Beli Makan, Rumah di Manjungan Klaten Terbakar

Menurut Sumino, dari sebanyak 75 peristiwa kebakaran itu 31 kasus di antaranya terjadi di wilayah manajemen kebakaran (WMK).

"WMK ini wilayah yang memiliki jarak radius 7,5 kilometer dari Markas Damkar dan bisa dilayani kurang dari 15 menit," katanya.

Adapun 44 kasus kebakaran lainnya terjadi di wilayah non WMK atau melebihi radius 7,5 kilometer dari markas Damkar Klaten.

Kemudian, dari 75 peristiwa kebakaran itu, lanjut dia, objek paling banyak terbakar adalah bangunan rumah sebanyak 32 kasus.

Selanjutnya, kompor gas 7 kasus, kandang ternak 3 kasus, lahan 8 kasus, oven kayu 5 kasus dan lain sebagainya.

Baca juga: KEBAKARAN Rumah di Klaten Tengah Hanguskan Kasur, Kulkas dan 3 BPKB Sepeda Motor

Terkait penyebab kebakaran sejak Januari-Agustus 2022 ini, didominasi oleh pembakaran sampah 23 kasus, korsleting listrik 13 kasus, selang tabung LPG 11 kasus dan penyebab lainnya.

Untuk itu, lanjut Sumino dengan cukup tingginya peristiwa kebakaran di Klaten pada tahun 2022 ini, pihaknya meminta warga untuk semakin waspada.

Terutama bagi warga yang ingin keluar rumah, sebisa mungkin mengecek atau mencabut arus listrik yang terpasang pada sambungan.

"Kemudian bagi warga yang membakar sampah untuk memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran," tukasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved