Kata Mutiara

20 Kata-kata Mutiara Islam Ibnu Athaillah Penuh Kebajikan dan Menggugah Iman

Beliau adalah tokoh Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi terkemuka di dunia dan di Indonesia.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Azwar IPANK / AFP
ILUSTRASI - ISLAM 

TRIBUNJOGJA.COM - Syekh Ibnu Athaillah atau Syekh Ahmad ibnu Muhammad Ibnu Atha’illah As-Sakandari lahir di Iskandariah (Mesir) pada 648 H/ 1250 M, dan meninggal di Kairo pada 1309 M.

Beliau adalah tokoh Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi terkemuka di dunia dan di Indonesia.

Ibnu Athaillah dikenal sebagai sosok ulama yang tergolong produktif.

Tak kurang dari 20 karya yang pernah dihasilkannya.

Meliputi bidang tasawuf, tafsir, aqidah, hadits, nahwu, dan ushul fiqh.

Dari beberapa karyanya itu yang paling terkenal adalah kitab al-Hikam.

Berikut ini rangkuman kata-kata Mutiara Ibnu Athaillah yang dapat menggugah iman dan dapat dijadikan sebagai motivasi.

  1. Sebodoh-bodohnya manusia adalah orang yang meninggalkan keyakinannya karena mengikuti sangkaan manusia lainnya.
  2. Penundaanmu akan amal kebajikan, untuk menantikan kesempatan yang lebih luang, merupakan tanda kebodohan diri.
  3. Tanamkanlah wujudmu pada tanah kerendahan, sebab sesuatu yang tumbuh tanpa ditanam tidak akan sempurna hasilnya.
  4. Jika kau ingin mengetahui kedudukanmu di sisi Allah SWT, Maka perhatikanlah dimana Dia menempatkanmu.
  5. Jika kau terjatuh pada perbuatan dosa, janganlah itu menjadi sebab keputusasaanmu untuk mencapai keistiqamahan bersama Tuhanmu, Sebab bisa jadi itulah dosa terakhir yang ditetapkan atasmu.
  6. Jika kau tidak ingin dipecat, maka jangan memangku jabatan yang tidak kekal bagimu.
  7. Jika kau menginginkan kemuliaan abadi, maka jangan membanggakan kemulian yang fana.
  8. Engkau merdeka dari sesuatu yang tidak engkau inginkan, dan menjadi budak dari sesuatu yang engkau harapkan.
  9. Cahaya orang yang bijak mendahului ucapan mereka, Ketika cahaya terpancar, nasihat itu pun akan sampai.
  10. Amal yang baik merupakan hasil dari kondisi spiritual yang baik, Sedangkan kondisi spiritual yang baik bersumber dari kemampuannya menerima berbagai kedudukan yang Dia berikan.
  11. Bisa jadi engkau berbuat buruk, namun persahabatanmu dengan orang yang kondisinya lebih buruk menjadikanmu tampak baik.
  12. Menggebunya semangat tak akan mampu menerobos benteng takdir.
  13. Tiada dosa kecil bila dihadapkan pada keadilan-Nya, Dan tiada dosa besar bila dihadapkan pada karunia-Nya.
  14. Kalau hati masih merasa risau dan sedih, Itu karena masih terhalang untuk menyaksikan-Nya.
  15. Saat diberi sesuatu engkau gembira, dan saat ditolak engkau kecewa, maka simpulkanlah yang demikian itu adalah bukti dari kekanak-kanakanmu dan ketidaktulusan penghambaanmu.
  16. Tempat terbitnya cahaya ilahi adalah hati dan relung batin.
  17. Apa yang tersimpan dalam rahasia batin, pasti pengaruhnya tampak pada anggota lahir.
  18. Siapa yang awal perjalanannya bersinar, maka akhir perjalanannya juga akan bersinar.
  19. Diantara tanda-tanda sikap terlalu mengandalkan amal adalah berkurangnya harapan kepada Allah SWT saat melakukan dosa atau khilaf.
  20. Diantara tanda sukses di akhir perjalanan adalah kembali kepada Allah SWT sejak permulaan.

Kata-kata mutiara islam Ibnu Athaillah adalah pengantar untuk para umat islam khususnya agar bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi setiap harinya serta menambahkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

(MG HANIF RIZAL HIDAYAT)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved