Berita Kota Magelang Hari Ini

Lakukan Razia di Penginapan Kota Magelang, Petugas Gabungan Amankan 5 Pasangan Tidak Resmi

Satpol PP Kota Magelang, Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang dan Subdenpom IV/2-1 Magelang menggelar razia terhadap penyakit

Dok Humas Satpol PP Kota Magelang
Petugas gabungan lakukan razia pekat di wilayah Kota Magelang, pada Selasa (30/08/2022) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Satpol PP Kota Magelang, Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang dan Subdenpom IV/2-1 Magelang menggelar razia terhadap penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran penginapan di Kota Magelang.

Sebanyak lima pasangan tak resmi dan sepuluh orang yang diduga mencari sumbangan terjaring razia oleh tim gabungan ini.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 31 Agustus 2022: Tambah 38 Kasus, 35 Pasien Sembuh

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Kota Magelang, Praditya Dedy mengatakan, mereka yang terjaring ini dilakukan pembinaan.

"Kami amankan lima pasangan yang diduga bukan pasangan terikat dalam pernikahan resmi. Mereka ini tidak bisa menunjukkan identitas yang lengkap sehingga kami amankan dan kami mintai keterangan di kantor Satpol PP Kota Magelang," katanya, Rabu (31/8/2022).

Kelima pasangan ini, katanya, indikasi awal identitasnya tidak lengkap.

"Ternyata didapati tidak terikat dalam pernikahan yang resmi," ujarnya.

"Kelima pasangan ini kami lakukan pembinaan," tuturnya.

Selain mengamankan lima pasangan tak resmi, kata dia, juga mengamankan sepuluh orang yang diduga melakukan aktivitas pengumpulan dana untuk kegiatan sosial ilegal.

"Dari pendalaman belum memiliki izin dari Dinas Sosial ataupun dinas terkait di Kota Magelang. Sementara dari hasil pengembangan berupa penjualan stiker yang dijual kepada warga masyarakat di Kota Magelang," terangnya.

Baca juga: Trase Tol Yogyakarta-YIA  Melintasi 30 Kalurahan di 3 Kabupaten 

Ia pun mengimbau, kepada masyarakat khususnya kepada pengelola kos kosan, penginapan hingga lokasi hiburan malam agar mematuhi peraturan yang ditetapkan dalam peraturan daerah.

Supaya tidak mengotori Kota Magelang dengan hal-hal yang tidak sepantasnya.

"Saya berharap mereka bisa terhindar dari hal-hal yang melanggar norma sosial dan norma agama," urainya. (ndg)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved